Share

Lokasi Lapangan Sukowati C-1 Sesuai Tata Ruang

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan lokasi pengeboran sumur minyak lapangan Sukowati C-1 yang ditetapkan di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, sesuai dengan rencana detail tata ruang kecamatan (RDTRK) setempat.

“Lokasi pengeboran sumur minyak lapangan Sukowati C-1 tidak menyalahi RDTRK Kecamatan Trucuk,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bojonegoro Soehadi Moelyono, Selasa (8/9).

Saat ini, katanya, RDTRK Kecamatan Trucuk, sedang dalam tahap penyusunan bekerja sama dengan sebuah perguruan tinggi.

“RDTRK Trucuk memang belum jadi, tapi lokasi pengeboran lapangan Sukowati C-1 tidak menyalahi ketentuan,” katanya, menegaskan.

Ia menyebutkan Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (PPEJ) sudah menentukan lokasi pengeboran lapangan Sukowati C-1 di desa setempat di lokasi seluas 4,8 hektare.

“21 warga desa setempat selaku pemilik tanah sudah sepakat tanahnya dibebaskan untuk lokasi pengeboran sumur minyak,” ucapnya.

Pemkab setempat, sehari sebelumnya telah mengundang 21 warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, untuk memperoleh sosialisasi rencana pembebasan tanah lokasi lapangan Sukowati C-1.

Dihadapan warga, Bupati Bojonegoro Suyoto, menjelaskan pembebasan tanah tidak akan merugikan pemilik tanah karena sudah ada aturan dan tim penilai.

“Harganya pasti tidak merugikan, harga wajar sesuai pasaran,” katanya.

Menurut dia, Desa Banjarsari, memiliki peluang memperoleh alokasi dana desa (ADD) dalam jumlah besar dibandingkan desa lainnya, karena sebagai daerah penghasil minyak.

“Ada desa yang menerima ADD lebih dari Rp 1 miliar. Nah mulai tahun  depan, karena kegiatan migas di Bojonegoro ini lancar, tiap siswa SMA akan menerima dana dari Pemkab sebesar Rp2 juta. Tahun ini baru Rp500.000,” katanya.

Hadir dalam acara ini Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Ali Masyhar dan General Manager JOB PPEJ Akbarsyah dan Forpimda Bojonegoro. (sa/mcb)

Leave a Comment