Share

Mahfudhoh Suyoto Buka Pemilihan Duta Batik Bojonegoro

Bojonegoro, 31/7 (Media Center) – Ketua Dekranasda Bojonegoro, Mahfudoh suyoto membuka pemilihan duta batik (fashion show) serta pemilihan duta suara di Gedung Dekranasda Bojonegoro, Minggu (30/7).

Kegiatan ini untuk menggali potensi yang dapat memajukan Bojonegoro di Jawa Timur. Salah satunya adalah dengan meresmikan galeri dekranasda serta mengadakan fashion batik dan juga pemilihan duta wisata.

“Ini dapat memicu para pengrajin untuk terus berinovasi karena sekarang sudah ada wadah untuk dapat memamerkan produk-produk mereka kepada masyarakat,” Ketua Panitia, Martini Suwarsa.

Acar ini terselenggara berkat kerjasama Bojonegoro Nature Fashion Week (BNFW) yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro.

Martini Suwarsa smenyampaikan kegiatan ini sebagai wadah bagi pengrajin agar memiliki tempat untuk dapat menampilkan produknya.

“Kita sangat senang apabila ada yang melihat dan membeli produk-produk kita,” ujarnya.

Karena itu dalam kegiatan ini pihaknya membuat dua event untuk para pemuda-pemuda dengan tujuannya menggali mutiara-mutiara terpendam di Bojojnegoro. Yakni even pemilihan duta suara yang mana sampai sekarang sudah ada 170 peserta yang mendaftar dan pendaftaran masih dibuka.

Kedua, lanjut Martini Swarsa, adalah membuat event pemilihan duta batik untuk fashion batik. Dimana ada tiga kategori yang dilombakan yaitu kategori usia 4-6 tahun, kategori 7-13 tahun, serta kategori 14-23 tahun.

“Hingga saat ini sudah ada 110 peserta yang mendaftar,” ungkapnya.

Ditambahkan grand final lomba akan dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus dan akan ditampilkan pada Duta Pariwisata Bojonegoro diantara 2 duta suara dan juga 15 model.

Ketua Dekranasda Bojonegoro, Mahfudoh Suyoto dalam sambutannya berpesan kegiatan ini jangan hanya sebagai pilot project tapi juga ada kelanjutannnya. Karena kegiatan ini merupakan salah satu cara Bojonegoro untuk membangun dan mendorong masyarakat untuk terus maju.

“Kita sudah memberikan fasilitas bagi pengrajin untuk dapat memamerkan produk mereka. Tinggal  mereka mau menggali potensi mereka atau tidak. Karena kesuksesan tidak dibangun dengan instan karena butuh melalui proses yang panjang. Gagal boleh asal jangan pernah putus asa,” pesannya.

Mahfudhoh menyambut baik BNFW yang akan mencari mutiara-mutiara terpendam di Bojonegoro ini.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menemukan potensi-potensi baru untuk adik-adik kita ini,” pungkas istri Bupati Bojonegoro Suyoto itu.(dwi/mcb)

Leave a Comment