Share

Marbot di Bojonegoro Diminta Bersama-sama Cegah Virus Corona

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 270 marbot di enam kecamatan di Kabupaten Bojonegoro mendapat pembinaan dari Bupati Anna Muawanah yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Kalitidu, Rabu (18/3/2020).

Ratusan marbot tersebut berasal dari Kalitidu, Malo, Purwosari, Ngambon, Gayam, Ngasem.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Bojonegoro, Sahari menyampaikan, pembinaan dan pemberian insentif ini merupakan program dari Pemkab Bojonegoro untuk memberikan perhatian Marbot/ Ta’mir Marbot Masjid, Ustadz/Ustadzah, Modin Perempuan dan Majelis Ta’lim di Kabupaten Bojonegoro.

“Diharapkan mereka bisa lebih bersemangat lagi dalam mengabdi kepada umat,” ujar Sahari.

Imam Syafi’i, marbot Masjid Az – Zainuddin Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Anna Muawanah yang sudah memberikan insentif. Karena sebelumnya marbot belum pernah mendapat insentif, semua yang dikerjaan atas dasar keihklasan untuk membantu umat.

“Dengan insentif ini bisa untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Kami harapkan program ini ditingkatkan dan diteruskan,” harap Imam, panggilan akrabnya.

Sebelum pembinaan dimulai para petugas penjaga kebersihan tempat peribadatan itu mendapat sosialisasi tentang cara nengenali, pencegahan, berinteraksi, dan lain- lainnya dari Kepala Puskesmas Kalitidu dr Agus.

dr Agus menjelaskan, virus corona atau Covid-19 merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang bisa berakibat fatal. Virus ini ditandai dengan demam 38 derajat celsius, batuk, pilek, sakit tenggerokan, lemah lesu dan sesak nafas.

“Bagi masyarakat yang mengalami ciri-ciri seperti itu harap segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau bidan terdekat,” pesannya.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan, Pemkab Bojonegoro telah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona. Yakni dengan menerbitkan Bupati Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tertanggal 15 Maret 2020.

Selain itu, menyebarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait virus corona melalui Puskesmas, siaran radio dan media masa, menjadikan RSUD Dr. R. Sosodoro Sjatikoesoemo sebagai Rumah Sakit Rujukan pasien virus corona, melakukan pertemuan program surveilans (disampaikan pencegahan dan penanggulangan dan tatalaksana PD3I bagi petugas Puskesmas dan Rumah Sakit se Kabupaten Bojonegoro.

Juga mengusulkan 2 RSUD tambahan sebagai backup, Koordinasi dengan Polres, Kodim 0813 serta Kantor Imigrasi Bojonegoro terkait pelacakan kepulangan warga Bojonegoro dari Negara terjangkit virus corona dan melakukan pemantauan kepada warga Bojonegoro yang datang dari Negara terjangkit virus corona selama 14 hari, Skrining kepada warga yang baru dating dari luar kota di Poskes Stasiun dan Terminal Bojonegoro dengan mengisi kartu kewaspadaan corona, membuka pusat Informasi Covid-19 di call center 08113251666, dan mengupayakan penerapan protokol pencegahan Covid-19 di Transportasi dan Area Publik, untuk penyelanggaraan acara skala besar, di pasar, pedagang kaki lima dan restoran, area institusi pendidikan, komunikasi publik.

“Jangan panik, dan tetap waspada. Virus corona bisa dicegah dan disembuhkan. Jaga kesehatan dan kebersihan,” pesannya.

Bupati juga mengimbau kepada Marbot/ Ta’mir Marbot Masjid, Ustadz/Ustadzah, Modin Perempuan dan Majelis Ta’lim untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus corona di lingkungan masing-masing.

Camat Kalitidu, Imam Wahyu S berharap masyarakat bisa mematuhi hasil sosialisasi pencegahan virus corona yang dilaksanakan hari ini dan disebarluaskan ke masyarakat paling bawah.

“Mulai dari sekarang biasakan berpola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, tidak bepergian, menjaga putra putrinya yang belajar di rumah, untuk memutus penularan Covid 19, serta tidak berkumpul dengan orang banyak, dan sering cuci tangan,” pesan Imam.(Dwi)

Leave a Comment