Share

Masril Koto Targetkan LKMA Bisa Dirikan Bulog

Ia mentargetkan pendirian bulog tersebut bisa beroperasi melakukan pembelian gabah dan beras petani pada 2015

Bojonegoro (Media Center) – Pendiri Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Sumatera Barat, Masril Koto mentargetkan sebanyak 580 LKMA di daerahnya bisa mendirikan badan penyangga pangan atau semacam bulog yang akan menampung beras petani.

“Program mendirikan bulog kita lakukan dengan membentuk konsorsium 580 LKMA di Sumatera Barat,” katanya, di Bojonegoro, Jumat.

Ia menjelaskan program mendirikan bulog yang akan melakukan pembelian beras dan gabah para petani di daerahnya itu masih dalam tahap koordinasi dengan 580 LKMA terkait pendaan pengadaan.

“Saya kira dananya Rp100 juta sudah cukup,” ucapnya, menegaskan.

Ia mentargetkan pendirian bulog tersebut bisa beroperasi melakukan pembelian gabah dan beras petani pada 2015, sehingga ketersediaan pangan di daerahnya bisa terjaga.

“Beras yang kita beli dari petani nantinya akan kita jual kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Ditanya perkembangan 580 LKMA, ia menjelaskan saat ini 580 LKMA milik sekitar 50.000 petani tersebut memiliki sekitar 1.500 karyawan dengan aset mencapai Rp250 miliar.

“Semua karyawannya dari anak petani. Mereka layaknya karyawan sebuah bank dengan pakaian rapi, tapi kantornya di rumah-rumah penduduk,” tuturnya.

Sesuai data, katanya, sebanyak 580 LKMA yang tersebar di Sumatera Barat itu memiliki sekitar 200.000 nasabah yang sebagian besar petani.

Di Bojonegoro Masril Koto yang datang atas undangan Bupati Bojonegoro Suyoto memberikan pencerahan kepada jajaran pemkab, mulai kepala dinas, kepala bagian, sampai kalangan perbankan, juga petugas penyuluh lapangan (PPL), 23-23 Januari.

“Saya bersedia datang ke Bojonegoro karena cocok dengan Bapak Suyoto ketika bertemua di Jakarta,” kata pria berusia 40 tahun yang hanya protolan kelas IV SD itu. (samcb)

Leave a Comment