Share

Masuk Masa panen, Harga Cabai Anjlok

Sempat mencapai harga tertinggi hingga menembus Rp100.000/kg, harga cabai rawit merah di Kabupaten Bojonegoro anjlok. Saat ini, cabai rawit merah hanya berkisar di harga Rp28.000/kg.

Bojonegoro (Media Center) – Sempat mencapai harga tertinggi hingga menembus Rp100.000/kg, harga cabai rawit merah di Kabupaten Bojonegoro anjlok. Saat ini, cabai rawit merah hanya berkisar di harga Rp28.000/kg.

Fluktuasi harga ini diakui beberapa pedagang di Pasar Banjarejo lantaran beberapa daerah penghasil cabai di Jawa Timur seperti Blitar dan Kediri telah panen raya. Selain itu, anjloknya harga cabai akibat dari perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang turun dua kali selama Januari 2015 ini.

” Karena stoknya banyak jadi harga cabai murah,” ungkap Warti, salah satu pedagang sayuran di Pasar Banjarejo.

Terhitung sejak memasuki tahun 2015, penurunan harga cabai mencapai angka tertinggi dibanding komoditi lainnya. Terutama jenis cabai rawit merah yang mengalami penurunan harga hingga lebih dari 75%. Sementara beberapa jenis cabai lainnya juga mengalami penurunan hingga 50% dari harga di awal Januari 2015.

Sementara itu Basuki, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjelaskan, pasca turunnya harga BBM beberapa waktu lalu, Presiden RI menginstruksikan agar harga komoditi terutama bahan pangan menyesuaikan. Apalagi, kata dia, sayuran termasuk cabai adalah komoditi yang paling cepat mengikuti perubahan harga BBM karena tak bisa disimpan dalam waktu lama.

” Kalau sayuran dan cabai pasti cepat menyesuaikan karena dipasok setiap hari,” imbuhnya.(**mcb)

Leave a Comment