Share

Masyarakat Ring 1 Antusias Ikuti Kejar Paket

Bojonegoro (Media Center) – Masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tentu tidak pernah berfikir jika tanah nenek moyangnya selama ini memiliki kekayaan alam. Kekayaan alam berupa minyak dan gas bumi (migas) yang memberikan dampak luar biasa terutama bagi lingkungan di sekitarnya.

Tragisnya, hampir sebagian besar masyarakat sekitar pengeboran itu hanya mengenyam bangku sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja. Bahkan, ada pula yang tidak sekolah sama sekali.

Sehingga, melalui program kejar paket A (setara SD), kejar paket B (setara SMP), dan kejar paket C (setara SMA), banyak yang mengikuti progam tersebut untuk mendapatkan pekerjaan layak di dalam proyek Blok Cepu.

Kepala Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Yuntik, mengatakan, untuk tiga tahun yakni 2013-2015  tidak ada satupun usia anak sekolah yang drop out. Karena, program pendidikan yang diberikan pemerintah baik pusat maupun daerah telah mengcover semua kebutuhan biaya sekolah.

“Saya yakin, tidak ada anak yang putus sekolah. Apalagi tidak sekolah sekarang ini,” sergahnya.

Namun, pihaknya tidak mengelak jika dari jumlah  4.192 jiwa di Desa Mojodelik  sebanyak 439 orang tidak lulus SD serta 1 orang tidak lulus SMP.

“Jumlah tersebut kebanyakan usia di atas 19 tahun,” ujarnya.

Dia mengatakan, antusias masyarakat saat ini  untuk mengikuti kejar paket A dan B sangat tinggi. Kejar paket tersebut dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabpaten Bojonegoro melalui Kecamatan.

“Kami harap, masyarakat bisa mengenyam pendidikan meski melalui kejar paket,”pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment