Share

“Mbah Balok” Akan Tempati Sudut Alun-alun Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Wacana pemindahan Mbah Balok, kayu jati yang diyakini menjadi bahan dasar tiang penyangga Masjid Demak yang saat ini berada di Tempat Penampungan Kayu (TPK) Bojonegoro, Jawa Timur segera dilaksanakan. Rencananya, kayu sepanjang 17 meter ini akan berdiri tegak di sudut barat bagian selatan Alun-alun Bojonegoro.

“Tujuannya untuk mengingatkan dan menjaga tradisi. Yakni pada masa keemasan jati Bojonegoro,” kata Suyanto, Kabid Pengembangan dan Pelestarian Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bojonegoro, Jumat (30/10).

Rangkaian prosesi pemindahan Mbah Balok ini, lanjut Suyanto, termasuk dalam salah satu rangkaian kemeriahan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 338.

“Boyong Jati Koyo Projo sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 Nopember 2015 mendatang, mengambil rute dari Tempat Penimbunan Kayu (TPK) milik Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Bojonegoro hingga ke Alun-alun Bojonegoro,” jelasnya.

Dalam skenario yang disiapkan, sebatang kayu jati sepanjang 17 meter yang disebut mbah balok itu akan diangkut secara manual oleh 10 pasang pria yang telah disiapkan oleh Disbudpar. Selain itu, perjalanan yang dimulai pagi hari tersebut juga akan diiringi oleh penampilan para pelaku seni yang disebut dengan Parade Seni Nusantara. Nantinya, kayu tersebut juga akan dilengkapi dengan prasasti yang berisi kalimat motivasi dari Bupati Bojonegoro, suyoto.(*mcb)

Leave a Comment