Share

Mendaki Air Terjun Bertingkat di Bojonegoro

Setelah melintasi kawasan hutan jati yang sejuk dan pertambangan minyak tradisional yang eksotis, maka gerbang Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Jawa Timur, menandakan lokasi air terjun sudah dekat. Tak jauh dari gerbang yang berukuran besar itulah letak air terjun bertingkat berada

Bojonegoro (Media Center) – Setelah melintasi kawasan hutan jati yang sejuk dan pertambangan minyak tradisional yang eksotis, maka gerbang Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Jawa Timur, menandakan lokasi air terjun sudah dekat. Tak jauh dari gerbang yang berukuran besar itulah letak air terjun bertingkat berada.

Secara resmi, air terjun bertingkat tersebut belum mepunyai nama, namun warga setempat menyebutnya dengan nama Air Terjun Gua Kikik. Karena memang antara gua kikik dan air terjun tersebut seoalh menjadi satu kesatuan. Secara administratif, air terjun tersebut berada di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Malo, Bojonegoro, Jawa Timur.

Dari pintu masuk Desa Kawengan, hamparan jalan aspal yang kini sudah tak terawat akan membawa kita menuju ke lokasi air terjun tersebut. Setelah 500 meter, jalanan berubah menjadi medan bebatuan bekas aspal selebar 1 meter dan diapit semak belukar serta hutan jati yang masih muda.

Secara geografis, jalanan menuju air terjun adalah bagian dari wilayah perbukitan, dengan kontour tanah menanjak dan menurun. Dari jarak beberapa meter, gemericik air dan kicauan burung menyambut siapa saja yang datang ke lokasi yang dikelilingi pepohonan tinggi ini.

Jalan setapak berakhir di air terjun yang secara alami membentuk lintasan menyerupai stalakmit yang biasanya ada di dalam gua. Air terjun tingkat pertama mempunyai tinggi kurang lebih 3 meter, sejuknya suasana hutan dan sendang di ujung air terjun yang dikelilingi oleh bebatuan, adalah nuansa yang bakal ditemui di lokasi itu.

Tak hanya itu, pengunjung bisa mendaki air terjun tingkat pertama tersebut, tentunya kondisinya licin dan harus sedikit berbasah-basah untuk menuju ke tingkat berikutnya. Setelah mendaki beberapa meter, anda akan disambut air terjun kedua. Air terjun kedua ini terdiri dari beberapa air terjun kecil dengan tinggi rata-rata 1 meter. Kumpulan air terjun ini terbentuk dari batuan kapur yang saling tumpang tindih dan dilalui air dari mata air sehingga membentuk air terjun yang khas.

Tak sampai disini saja, pesona air terjun Gua kikik ini masih akan menyajikan keindahan alaminya. Jika anda cukup berani, anda bisa kembali memanjat air terjun kecil ini dan melewati sejumlah air terjun kecil. Setelah melewatinya, sampailah di air terjun tingkat ketiga, air terjun di tingkat ini cukup tinggi, kira-kira 10 meter tingginya.

Beristirahat di bebatuan sambil merendam kaki di ceruk bawah air terjun ini menjadi pilihan yang tepat. Sensasi segar air pegunungan akan diselingi dengan gigitan ikan-ikan kecil yang menggelitik telapak kaki. Saat perjalanan kembali menuruni air terjun, biasanya para pengunjung memilih jalur jalan setapak yang membelah hutan. Melalui jalur setapak ini, anda bisa melihat gua kikik yang menjadi nama dari air terjun ini. (*/lyamcb)

Leave a Comment