Share

Menko Hatta Rajasa Akan Resmikan “Cyber Ekstension” Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa akan meresmikan “Cyber Ekstension” di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, yang menjadi program pemkab setempat dalam pengembangan bidang pangan, Senin (6/1).

“Mengatasi pengembangan bidang pangan dibutuhkan teknologi informasi (TI) yang bisa dimanfaatkan petani untuk memperoleh informasi dalam memecahkan masalah pertanian,” kata Bupati Bojonegoro Suyoto, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu, menanggapi program pengembangan “Cyber Ekstension” di daerahnya yang dilakukan bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT Telkom.

“PT Telkom yang membangun jaringan IT agar bisa dimanfaatkan petani,” ucapnya.

Ia menyebutkan pemkab mempunyai sasaran sejumlah prototipe bidang pangan yang akan dikembangkan, di antaranya, bawang merah, belimbing, jambu merah, juga yang lainnya.

Mencapai target pengembangan bidang pangan itu, katanya, dibutuhkan TI yang bisa dimanfaatkan petani untuk mengamankan produk pangannya.

Ia memberikan gambaran, pengembangan TI yang dilakukan tersebut akan memudahkan para petani melakukan komunikasi dengan pakar di IPB melalui jaringan internet maupun pesan singkat telepon selular dengan pakar pertanian di IPB.

“Para petani di Bojonegoro nanti bisa langsung berhubungan dengan pakar pertanian di IPB dalam memecahkan masalahnya, mulai pengelolaan lahan, serangan hama, bahkan sampai pemasaran menyangkut harga yang layak,” katanya, menegaskan.

Sesuai jadwal, peluncuran program “Cyber Ekstension” akan dipusatkan di Desa Nduwel, Kecamatan Kedungadem, yang menjadi sentra penghasil bawang merah di daerah setempat. Hadir dalam acara itu, Rektor IPB dan Direktur PT Telkom Arif Yahya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Kusnandaka Tjatur, menambahkan pemkab mulai memberikan pelatihan kepada para petani dan peternak di bidang TI.

“Pelatihan TI kepada para petani terus kita lakukan, sehingga ke depan para petani di Bojonegoro tidak gagap teknologi,” ujarnya. (samcb)

Leave a Comment