Share

Menteri Desa Abdul Halim Iskandar: Bojonegoro Pilot Project Pembangunan

Bojonegoro, Media Center – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Abdul Halim Iskandar me-launching Wisata Edukasi Pejambon (WEP), Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (25/9/2020). Menteri menegaskan bahwa Kabupaten Bojonegoro punya potensi besar dan kini menjadi pilot project berbagai program pembangunan desa.

“Bojonegoro dianugerahi potensi yang luar biasa. Sehingga Bojonegoro hari ini menjadi salah satu prioritas untuk menjadi pilot project berbagai macam kegiatan dan pembangunan,” kata Menteri Abdul Halim Iskandar saat memberi sambutan yang disambut tepuk tangan warga.

Dalam kesempata itu, Menteri Desa juga menjelaskan bahwa pembangunan Desa Wisata akan terus digencarkan dan sektor ekonomi unggulan di Desa menjadi skala prioritas pariwisata untuk dikembangkan. Menteri Halim dengan tegas menargetkan Bojonegoro sudah tidak ada lagi kemiskinan dan kelaparan di tahun 2024.

“Pariwisata di Desa menjadi titik strategis perhatian pemerintah agar menjadi umpan balik pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di desa,” terang mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Acara launching WEP dihadiri Menteri Halim beserta istri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Moch Yasin, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Forkopimda, dan OPD Pemkab Bojonegoro.

Kepala Desa Pejambon, Abdul Rokhman menjelaskan penggunaan bantuan dana PIID PEL dari Kementerian Desa telah digunakan untuk membangun sektor ekonomi melalui desa wisata di Desa Pejambon. Hasilnya Pejambon menyabet Juara Nasional Desa Tranformatif Tahun 2018 lalu.

Wahana yang dibangun antara lain kolam renang, flying fox dan outbond, museum pertanian, wisata tengah sawah, pembuatan jalur dan pembelian kendaraan ATV. Selain itu Desa Pejambon juga membangun sentra kuliner dan kerajinan yang digunakan untuk memberdayakan masyarakat.
“Untuk mencapai target, kami berupaya membangun program inovasi wahana yang menarik melalui program Masterplan Desa Wisata,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah menjabarkan untuk mencapai kemajuan desa maka perlu dilakukan perbaikan dan perubahan dari sektor Infrastruktur dan sektor lainnya untuk mendorong kemajuan ekonomi khususnya di desa terpencil dan desa tertinggal. “Di Bojonegoro zona 3 dan 4 untuk desa tertinggal kami priorotaskan pembangunannya,” terangnya.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan menegaskan siap menyukseskan semua program pemerintah pusat. “Bojonegoro punya 419 desa dan 11 kelurahan, ini motivasi sendiri, dan siap mendukung program pemerintah pusat,” terang Bupati Anna.(AFN/NN)

Leave a Comment