Share

Menteri Pertanian Akan Kunjungi Bojonegoro Sabtu

Bojonegoro (Media Center) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman, akan mengunjungi daerah banjir luapan Bengawan Solo di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk melaksanakan panen tanaman padi, Sabtu (5/3).

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari, Jumat (4/3), mengatakan, Menteri Pertanian Sulaiman, sebelum panen tanaman padi, di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, akan meninjau lokasi areal persawahan langanan banjir Bengawan Solo di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.

Di lokasi setempat, katanya, ada jembatan yang menjadi masuknya luapan air Bengawan Solo, menuju persawahan petani di sejumlah desa di Kecamatan Baureno dan Kanor.

“Areal persawahan yang biasa menjadi langganan banjir di Kecamatan Baureno (sembilan desa) dan Kanor, mencapai 3.270 hektare,” jelas dia.

Ia memberikan gambaran areal persawahan di daerah setempat juga terendam air banjir luapan sungai terpanjang di Jawa, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Rencananya, kata dia, petani di daerah setempat akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman, agar di lokasi jembatan dibangun pintu penutup, yang bisa menghalangi air luapan Bengawan Solo, masuk ke persawahan.

“Kalau bisa direalisasikan, maka petani di dua kecamatan itu bisa menanam padi tiga kali selama setahun. Kalau sekarang hanya bisa sekali panen, karena tanaman padinya selalu terendam air banjir,” katanya.

Sesuai informasi, Menteri Pertanian Sulaiman, juga akan mengunjungi daerah genangan banjir di Kecamatan Widang dan Lamongan. (*/mcb)

Leave a Comment