Share

Menuju Puncak HJB-339, Bojonegoro Gelar Prosesi Pengambilan Api Abadi

Bojonegoro, 19/10 (Media Center) – Menuju acara puncak Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) yang ke 339, Pemkab Bojonegoro menggelar prosesi pengambilan api abadi di Kahyangan Api Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Senin (18/10), pukul 18.00 WIB.

Pengambilan api abadi kali ini, diawali dengan pengambilan di sumber api oleh Kepala Desa Sendangharjo bersama juru kunci. Kemudian diserahkan kepada Camat Ngasem, Mahmudin. Sebelumnya, ritual ini diawali dengan melibatkan 13 waranggana yang mengitari sumber api sebanyak tujuh kali yang diikuti Muspika, kades dan pembawa tumpeng.

Setelah dilakukan pengambilan api, obor api diserahkan oleh kepala desa ke camat. “Setelah diterima camat, obor api dibawa menuju Kantor Kecamatan Ngasem dengan mengunakan odong-odong. Dari situ rombongan membawa api dengan jalan kaki menuju kantor kecamatan yang baru,” kata Kepala Bidang Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Iriantini Asianing Murti.

Sesampainya di Kantor Kecamatan Ngasem yang baru rombong disambut dengan himburan campursari dan tarian kahyangan api.

“Setelah itu api di semayamkan di pendapa kecamatan dan dilanjutkan tumpengan,” pungkas Iriantini.

Kirab api abadi dari Kahyangan Api ke pendapa Kecamatan Ngasem ini baru pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya api langsung dikirab menuju pendapa pemkab Bojonegoro.
Kegiatan ini mengundang perhatian warga Ngasem dan sekitarnya. Mereka berbondong memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan kirab.

Warga yang menantikan momen ini tampak telah memasang ublik (obor dari botol bekas berisi minyak tanah) di kanan dan kiri jalan menuju kantor kecamatan

“Selain sebagai hiburan, dengan ini warga turut memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro,” ujar Dika warga Ngasem.(dwi/mcb)

Leave a Comment