Share

Minggu Pagi, Anak-anakpun Belajar di Alam Terbuka

Setiap hari minggu, mulai pukul 07:00 WIB, berbagai kegiatan dilakukan oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan sekolah alam

Bojonegoro (Media Center) – Didirikan sejak akhir tahun 2013 lalu, sekolah alam Taruna Bakti di Desa Klampok, Kecamatan Kapas, Bojonegoro Jawa Timur terus melakukan kegiatannya. “Saat ini ada 73 anak yang mengikuti sekolah alam ini. Mereka berasal dari desa sini dan desa sekitar seperti Desa Mojodeso, dan Desa Sukowati,” kata Ketua Penyelenggara Sekolah Alam, Ainur Rofi.

Ainur mengungkapkan, ide pendirian Sekolah Alam ini berawal ketika melihat banyaknya bencana alam seperti banjir, kekeringan serta dampak kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di Bojonegoro.

“Sekolah alam adalah sekolah yang bermetode alam. Bentuk pendidikan alternatif yang menggunakan alam sebagai media utama pembelajaran murid,” turur Ainur.

Setiap hari minggu, mulai pukul 07:00 WIB, berbagai kegiatan dilakukan oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan sekolah alam tersebut. Relawan dari berbagai profesi, termasuk wartawan, dokter dan dosen menjadi guru pembimbing mereka.

“Penggunaan alam sebagai media belajar bertujuan agar murid lebih peduli dengan lingkungan dan bisa menerapkan pengetahuan yang
dipelajari. Jadi, nantinya diharapkan anak tidak hanya terpaku pada teori saja, tetapi bisa mengalami praktek langsung pengetahuan yang dipelajari di alam sekitar,” papar Ainur yang juga sebagai Ketua Karang Taruna Desa Klampok.

“Anak juga diajari cocok tanam, penyuluhan global warming, bersih-bersih kampung, sehingga anak bisa ikut berperan dalam kegiatan masyarakat sosial,” tambah Shinta Ulan Sari,  guru tamu di Sekolah Alam, yang berprofesi sebagai dosen di sebuah universitas di Bojonegoro. (numcb)

Leave a Comment