Share

Minimalisir Bencana Hidrometeorologi, Bojonegoro Tanam 1.200 Rumput Vetiver

Bojonegoro, Media Center – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kodim 0813 menanam 1.200 rumput vetiver atau akar wangi untuk mengurangi resiko bencana khususnya hidrometeorologi.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro, Eko Susanto, menjelaskan rumput vetiver atau akar wangi ini memiliki akar panjang, kuat dan baik yang bisa menembus kedalaman tanah hingga 10 meter. Akar tersebut, mampu untuk mengikat tanah terutama tanah yang rawan longsor seperti tanah di tebing yang curam atau bantaran sungai. Sehingga, tanah tidak mudah tergerus oleh aliran air.

“Disamping sebagai upaya-upaya mitigasi struktural yang lain, tentunya penanaman rumput vetiver ini diharapkan dapat mengurangi resiko dari longsor yang biasa terjadi diwilayah bantaran sungai di Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya di sela-sela penanaman bersama akar wangi di tepi aliran sungai di Desa Glagahan, Kecamatan Sugihwaras, Kamis (27/2/2020).

Minimalisir resiko bencana hidrometeorologi ini sebagai tindaklanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. Karena itu, jajaran Kodim 0813 secara serentak melakukan penanaman akar wangi.

Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Hairil Achmad, menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai upaya membantu Pemkab Bojonegoro dalam penanggulangan bencana alam. Diharapkan ditanamnya rumput vetiver ini bisa menjadi solusi untuk meminimalisir dampak bencana seperti erosi, banjir dan tanah longsor.

“Maka dari itu, saya berharap adanya gerakan bersama tanam rumput vetiver ini untuk meminimalisir terjadinya bencana diwilayah Bojonegoro,” ujarnya.(Dwi)

Leave a Comment