Share

Mudik Nyaman Bareng BPJS Kesehatan

Bojonegoro, 5/6 (Media Center) – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) tidak perlu khawatir saat libur lebaran 1439 H, tepatnya H- 8 sampai H+8 atau pada 7-27 Juni 2018. Peserta JKN – KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasiliraa kesehatan yang bekerjasama dengan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Bagi peserta JKN – KIS yang menjalani mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), walaupun tidak terdaftar di FKT tersebut.

“Ini sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan atau faskes, dan faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan,” kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Muhammad Masrus Ridwan dalam konfrensi pers bertema “Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan di salah satu rumah makan, Selasa (4/6/2018).

Kewajiban melayani peserta di luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP noj puskesmas baik klinik pratama dan dokter praktek perorangan yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka, peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan dasar.

“Pada keadaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas dari hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta faskes tidak diperkenankan manarik iuran biaya dari peserta,” jelas Masrur, sapaan akrabnya.

Oleh karenanya Masrur menghimbau para peserta yang sedang mudik untuk selalu membawa kartu JKN-KIS.

“Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan ini hanya berlaku bagi peserta dengan status aktif. Karena itu, dimohon peserta mamstikan telah membayar iuran dan displin membayar iuran agar status kepeaertaannya selalu aktif,” pesannya.

BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di google playstore untuk perangkat android. Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, info BPJS Kesehatan, tips, lokasi-lokasi penting, serta media sosial.

Untuk diketahui, Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetep beroperasi pada tanggal 11 hingga 20 Juni 2018 dari pukul 08.00-12.00 Wib. Selain itu, BPJS Kesehatan juga membuka posko mudik di delapan titik padat pemudik mulai 9 – 14 Juni 2018.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Sumiarti, mengaku telah menghimbau kepada rumah sakit umum daerah, puskesmas, dan klinik kesehatan untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan selama libur cuti lebaran. Baik fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun lanjut (FKTL).

“Kami sudah meminta untuk siaga dan memberikan layanan 24 jam. Baik itu puskesmas rawat inap dan rawat jalan di jalur mudik maupun di kecamatan lainnya,” sambungnya ditempat sama.

Saat ini di Bojonegoro terdapat 26 puskesmas rawat inap dan 10 puskesmas rawat jalan.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sososoro Djatikoesoemo, dr. Agus menambahkan, pihaknya jauh hari telah mempersiapkan diri untuk tetap memberikan pelayanan selama cuti lebaran. Persiapam yang dilakukan mulai dari menyiapkan tenaga medis, sarana prasarana, farmasi dan ambulan.

“IGD akan tetap buka 24 jam dengan tiga shif, didukung 13 dokter umum, dan 36 dokter spesialis, dan tenaga paramedis. Semua sudah kita jadwal agar pelayanan tetap maksimal selama cuti lebaran,” pungkasnya. (*dwi/mcb)

Leave a Comment