Share

Mulai Dibangun, Jembatan Trucuk Ditarget Tuntas di 2017

Bojonegoro (Media Center) – Untuk memperlancar transportasi dan mendongkrak perekonomian warga  Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Pemkab Bojonegoro kembali membangun jembatan besar. Usai diresmikannya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kasiman dan Padangan, kali ini pembangunan difokuskan pada jembatan yang menghubungkan Wilayah Bojonegoro kota – Kecamatan Trucuk.

Sempat mengalami penundaan lantaran anjloknya harga minyak mentah dunia, jembatan yang dianggarkan senilai Rp54 miliar ini mulai digarap. Untuk tahap awal, saat ini memasuki tahap pembersihan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Andy Tjandra mengungkapkan, jembatan penghubung ini mulai dikebut dan ditargetkan akan tuntas di awal tahun 2017 mendatang. “Sudah seminggu lalu, para pekerja mulai terjun lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada proses awal akan dibangun kepala kerangka jembatan. Selanjutnya, tahun 2017 akan di anggarkan sekitar 24 miliar untuk pembangunan tahap kedua dan finishing. “Rencananya, tahun depan jembatan akan diresmikan,” tandasnya.

Jembatan ini merupakan harapan baru untuk masyarakat Trucuk, karena dengan adanya jembatan ini mereka akan lebih mudah untuk pergi ke Kota. Selama ini, warga Kecamatan Trucuk yang mengendarai roda dua harus menyeberang sungai Bengawan Solo menggunakan perahu, sementara kendaraan roda empat terpaksa harus melalui rute memutar melewati Bendung Gerak dari Kecamatan Kalitidu atau melewati Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.(mcb)

Leave a Comment