Share

Nama Korban Di RS Wahyu Tutuko Yaitu Ainur

Bojonegoro (Media Center) – Petugas Lantas Polres (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya berhasil mengidentifikasi nama korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Wahyu Tutuko, yaitu Ainur Rofiq (25), warga Cepu, Blora, Jawa Tengah.

“Berarti korban kecelakaan antara elf dan Honda Mobilio menjadi tujuh orang, yang semuanya penumpang elf,” kata Kapolse Kalitidu AKP Dumas Barutu, Minggu (6/3).

Nama lengkap korban meninggal yang dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yaitu, Vidi Mahendra (9), laki-laki, Susmiati, Kuntamah (37), Azizah (15), asal Desa Tambakromo, Sofi’i (78) dan Irvan (1), asal Desa Cabean, semuanya di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Kemungkinan, menurut dia, korban laka bisa bertambah, sebab ada 10 penumpang elf yang menderita luka berat, yang kemudian dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dan RS Wahyu Tutuko, milik polres.

Kecelakaan antara elf berpenumpang 17 orang dengan mobil Honda Mobilio di Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Minggu (6/3) sekitar pukul 18.300 WIB, mengakibatkan tujuh orang tewas.

Selain itu, juga mengakibatkan sejumlah penumpang kendaraan elf menderita luka-luka. Dari
keterangan yang diperoleh kecelakaan itu berawal dari kendaraan Elf dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Toha Mosanyo, warga Cepu, Blora, Jawa Tengah, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur.

Di lokasi kejadian, katanya, kendaraan elf itu, oleng yang kemudian menabrak kendaraan Honda Mobilio dengan Nomor Pol. K 1038 HN, yang dikendarai Teguh Catur Catur Aribowo (30), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan.

“Mobil elf itu menabrak bagian samping kendaraan Honda Mobilio, kemudian terbalik beberapa kali di jalan,” jelas dia. (*/mcb)

Leave a Comment