Share

Nelayan Bojonegoro Budidayakan Ikan Keramba

Bojonegoro (Media Center) – Kelompok nelayan Bengawan Solo Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), membudidayakan ikan patin dalam keramba dengan memanfaatkan genangan air di sungai lama Bengawan Solo di lokasi Bendung Gerak.

“Kami baru akan membudidayakan ikan patin karena memperoleh bantuan keramba dari pemkab. Bantuan yang kami terima selain keramba juga benih ikan patin, pakan termasuk pemasarannya kalau panen,” kata Ketua Kelompok Nelayan Bengawan Solo Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro Suyono (39), Senin.

Selain kelompok nelayan Desa Padang, katanya, kelompok nelayan Bengawan Solo di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, juga memperoleh bantuan serupa.

“Keramba ini dikelola sepuluh nelayan yang sebelum ini biasa mencari ikan di Bengawan Solo dengan cara menjaring dan menjala,” jelasnya.

Ia menyebutkan keramba yang diterima nelayan tersebut masing-masing berukuran 3X9 meter, yang terbagi menjadi 12 kotak.

“Rencananya benih ikan patin akan kami sebarkan pada 31 Desember. Cuma berapa jumlahnya kami belum tahu,” ujarnya.

Dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro Subekti, Selasa, membenarkan, adanya bantuan dua unit keramba bagi nelayan Bengawan Solo di sekitar Bendung Gerak sebagai pengembangan budi daya ikan air tawar.

“Bantuan keramba berasal dari dana alokasi khusus (DAK) 2013. Hanya nilainya berapa saya tidak hapal,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Kusnandaka Tjatur yang melihat perkembangan budi daya ikan air tawar di bekas sungai Bengawan Solo di daerah setempat, menyatakan program pengembangan ikan air tawar merupakan program pangan yang akan terus dikembangkan.

“Pemkab mencanangkan menjadi penyedia lumbung pangan dan energi secara nasional, sehingga akan terus mendorong warganya untuk mengembangkan berbagai produk unggulan termasuk ikan air tawar,” katanya, menegaskan. (samcb)

Leave a Comment