Share

Nilai Investasi Pupuk Kujang Rp12 Triliun

Bojonegoro (Media Center) – Pengembangan penggabungan Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang dioperatori oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) akan diikuti oleh berdirinya pabrik pupuk berskala nasional yakni PT Pupuk Kujang.

Lapangan yang ditargetkan mulai produksi sebesar 227 juta kaki kubik gas bumi per hari pada kuartal pertama 2019 ini, nantinya menjadi penyumbang utama keberadaan pabrik PT Pupuk Kujang di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Nilai investasi untuk membangun pabrik pupuk ini sebesar USD 900 atau Rp12 triliun. Hal ini disampaikan saat rapat bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Bupati Suyoto beberapa waktu lalu,” kata Kepala Badan Perijinan, Kamidin.

Saat ini, lanjut dia, perusahaan tengah menyiapkan prakualifikasi untuk tender. Pembangunan yang diperkirakan selesai pada akhir tahun 2019 mendatang ini masih menunggu penetapan harga dari Unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru.

“kalau harga gas sudah ditentukan, pabrik pupuk bisa langsung beroperasi,” tandasnya.(dwi/*mcb)

2 Comments on this Post

  1. Evan Saap (@evsaap)

    Jika di masa depan Pupuk Indonesia Holding Company melalui PT Pupuk Kujang resmi membangun pabrik di Bojonegoro, saya harap namanya jadi Pupuk Bojonegoro atau nama lain yang mewakili identitas Bojonegoro supaya orang luar daerah punya semacam awareness terhadap Bojonegoro. Jangan sampai seperti Blok Cepu: eksplorasi di Bojonegoro tapi namanya Blok Cepu. CMIIW.

    Reply
  2. mbah jarwo

    semoga bisa bermanfaat bagi warga bojonegoro…..aku pingin kerjo nang pabrik anyaaar…jadi Direkture

    Reply

Leave a Comment