Share

Nomor Hp Bupati Diintegrasikan dengan 3934 dan 1708

“Nomor handphone saya yang biasa digunakan untuk publik, akan disatukan dengan SMS Center,” kata Drs H Suyoto MSi, Bupati Bojonegoro, Jawa Timur. Itu dikatakan pria asal Desa Bakung, Kecamatan Kanor, setelah aplikasi Lapor ! diluncurkan di awal bulan Juli lalu.

Bojonegoro (Media Center) – “Nomor handphone saya yang biasa digunakan untuk publik, akan disatukan dengan SMS Center,” kata Drs H Suyoto MSi, Bupati Bojonegoro, Jawa Timur. Itu dikatakan pria asal Desa Bakung, Kecamatan Kanor, setelah aplikasi Lapor ! diluncurkan di awal bulan Juli lalu.

Sebelumnya, selama hampir 7 tahun, nomor hp pribadi Suyoto itu selalu dimanfaatkan oleh warga Bojonegoro untuk menyalurkan aspirasinya. Suyoto, yang biasa disebut dengan panggilan Kang Yoto itu, memang secara terbuka membagikan nomor hp pribadinya kepada masyarakat luas dalam berbagai kesempatan.

Pada tahun lalu, meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro juga meluncurkan SMS Center di nomor 3934, namun masih sangat banyak warga yang memilih menyalurkan aspirasinya ke nomor hp pribadi Kang Yoto. “Jadi selama ini sms yang masuk ke nomor saya harus disalin dulu ke komputer, untuk diteruskan lagi. Tapi, setelah nanti disatukan, sudah tidak perlu lagi, itu mempercepat proses penyaluran aspirasi,” jelasnya.

Bahkan, secara khusus, saat ini Pemkab Bojonegoro telah terkoneksi dengan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) melalui aplikasi Lapor ! yang dapat digunakan sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat melalui sms ke nomor 1708.

Dengan koneksi terebut, seluruh sms aspirasi warga Bojonegoro yang masuk bakal terpantau oleh UKP4. “Jadi kalau sms itu tak ditanggapi oleh SKPD di Bojonegoro, bukan hanya saya, Bupati yang tahu, tapi unit kerja presiden juga bakal tahu,” tambahnya.

Dengan demikian, secara otomatis akan menjadikan SKPD di Bojonegoro bakal serius menindaklanjuti laporan dan aduan dari masyarakat. “UKP4 itu unit kerja yang paling ditakuti oleh satuan kerja pemerintahan, kalau memang satuan kerja pemerintah di Bojonegoro tidak benar kerjanya, pasti akan ditegur,” jelasnya dalam berbagai kesempatan.

Dalam sistem itu, masyarakat Bojonegoro tidak hanya dapat mengadukan masalah-masalah yang ada untuk ditindaklanjuti oleh SKPD di Bojonegoro, namun bisa juga melaporkan kinerja SKPD kepada perangkat pemerintah diatasnya, termasuk kepada kementrian ataupun ke UKP4 sendiri. (*mcb )

4 Comments on this Post

  1. Mohon tulisan saya di Banjarbaru ditanggapi dan dibantu bapak Bupati. Saat itu saya ingin kerja utk menghidupi keluarga. Ternyata kerja 3 hari cucu sakit panas dlm seminggu. Akirnya saya tidak kerja. Dan tak dpt duit. Hartutik yg mohon uluran tangan utk bekerja. Kini suami opname 1 minggu dan hrs dironsen. Obat rutin.

    Reply
    • Media Center

      Tulisan di banjarbaru mana ya, bu?
      Saran kami, diskusikan dengan anak dan keluaraga. selanjutnya minta surat keretangan tidak mampu ke pihak desa/kelurahan untuk pembebasan biaya berobat dengan JKN-KIS.

      Reply
    • Media Center

      Bapak Bupati Bojonegoro, Suyoto saat ini sudah habis masa jabatannya. dan digantikan oleh pejabat pengganti Bapak Suprianto.

      Reply
  2. No hp 081359213909. Sama dg w a. Terimakasih atas kesediaannya.

    Reply

Leave a Comment