Share

ODL Teliti Kesiapan Penerapan Satu Data Bojonegoro

Bojonegoro, 19/4 (Media Center) – Open Data Lab (ODL) Indonesia melakukan penelitian penerapan satu data di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang akan dimanfaatkan untuk masukan penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpers) tentang Satu Data.

“Peneliti ODL di Bojonegoro sudah dua hari ini,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Kusnandaka Tjatur, di Bojonegoro, Rabu (19/4).

Didamping peneliti dari ODL Indonesia Indriyatno Banyumurti, ia nenjelaskan ODL melakukan penelitian di Bojonegoro bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden yang sedang dalam tahap menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) tentang Satu data.

“Kami sempat ikut membahas Raperpers tentang Satu Data ketika di Jakarta,” jelas dia.

Menurut dia, pada pokoknya Raperpers tentang Satu Data itu, mengarah berbagai data di seluruh Indonesia sama tidak berbeda-beda.

Sebab, kata dia, Bappeda, BPS, Dinas Kesehatan, juga instansi lainnya, selama ini memiliki data tentang berbagai hal, tetapi berbeda.”Misalnya jumlah warga kemiskinan yang dimiliki berbagai instansi itu berbeda-beda,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, dikeluarkannya Perpers tentang Satu data itu, akan sangat mendukung pelaksanaan pembangunan karena hanya ada satu data yang akurat.

“Bojonegoro sangat siap mendukung dikeluarkannya Perpres tentang Satu Data, sebab rintisan sudah berjalan,” katanya menegaskan.

Mengenai waktu pengesahan Raperpres tentang Satu Data menjadi Perpres, Indriyatno tidak bisa menyebutkan secara pasti.

“Harapannya pertengahan tahun ini Perpres tentang Satu Data sudah dikeluarkan,” ucap dia.

Ia menambahkan penelitian serupa juga dilakukan di Kulonprogo, DIY, Pontianak dan Makassar, selain Bojonegoro.”Hasil penelitian ini akan menjadi masukan untuk penyusunan Raperpres tentang satu Data,” katanya menegaskan. (*/mcb)

Leave a Comment