Share

Pad A Sukowati Keluarkan Gas Beracun

Bojonegoro, 10/7 (Media Center) – Sebanyak 29 orang di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, mengalami gejala keracunan akibat mencuium bau busuk yang dikeluarkan dari kegiatan service sumur oleh Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) di Pad A, Lapangan Sukowati, pada Senin (10/7).

“Dari 29 orang tersebut, satu diantaranya dilarikan ke rumah sakit. Tapi sekarang sudah dipulangkan,” kata Kepala Desa Sambiroto, Sudjono.

Kejadian bermula saat pukul 05.30 Wib, menyebar bau busuk dari lokasi Pad A yang membuat warga di sekitar lokasi langsung mual, muntah dan pusing-pusing.

Setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya menghubungi Puskesmas Kapas untuk memberikan pertolongan.

“Tidak ada korban anak-anak, semua orang dewasa,” ujarnya.

Meski demikian, belum ada koordinasi secara resmi dengan pihak JOB P-PEJ. Apakah warga mendapatkan ganti rugi atau lainnya.

“JOB -PEJ sudah mengaku kalau bau busuk dari kegiatan service sumur,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Bojonegoro, Yustiani, mengaku tidak ada warga Desa Campurejo yang menjadi korban. Meski begitu, pihaknya tetap memastikan penyebab bau busuk yang membuat puluhan warga di Desa Sambitoro mengalami keracunan.

“Saya baru saja menemui pihak JOB P-PEJ, katanya waktu kejadian alarm tidak berbunyi,” tukasnya.

Yustiani berharap, kebocoran gas tidak terjadi lagi. Karena yang menjadi korban adalah warga sekitar. Sehinga, perlu diketahui secara pasti penyebab kebocoran gas dan bisa diantisipasi pihak operator.

Sementara itu, Field Adminsitartion Superintendant JOB P-PEJ, Akbar Pradima, belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.(dwi/mcb)

Leave a Comment