Share

Pakar: Uang Mengumpul Tidak Membawa Dampak Ekonomi

Bojonegoro, 5/10 (Antara) – Dosen Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Yogyakarta Dr. sri Suryaningsum mengatakan uang dengan jumlah banyak yang mengumpul hanya di sedikit orang tidak akan membawa “multiflier efek” ekonomi di masyarakat.

“Secara ekonomi untuk “duit” (uang) yang terkumpul dan terkonsentrasi pada seseorang maka kemanfaatannya kurang. Karena tidak ada “multiflier effek”,” kata dia kepada kanalbojonegoro, yang dihubungi di Yogyakarta, Rabu (5/10).

Ia menyatakan hal itu menanggapi pertanyaan terkumpulnya uang dengan jumlah banyak di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo.

Karena tidak ada “multiflier effek”, kata dia, maka tidak ada peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. “Apalagi kalau uangnya “ngendon” di bank malah tidak ada manfaatnya untuk masyarakat,” ucapnya menegaskan.

Berbeda, menurut dia, kalau uang itu dibelanjakan untuk berbagai keperluan, suatu misal, membangun hotel, bisa memberi pekerjaan kepada orang lain yang bekerja di berbagai sektor antara lain mebel.

“Uang itu harus disebar dan harus dibelanjakan secara luas agar memberi manfaat kepada masyarakat luas,” paparnya.

Sesuai keterangan yang diperoleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro mengimbau warga di daerahnya yang merasa dirugikan Dimas Kanjeng Taat Pribadi bisa melapor ke mapolres.

Pelaporan ke polres itu untuk mendukung pengusutan yang dilakukan Polda Jawa Timur, terkait kasus dugaan pembunuhan dan penipuan di Probolinggo.

Polres membuka posko pengaduan kasus dugaan penipuan dan pembunuhan di Probolinggo itu dengan menjamin akan merahasiakan nama pelapor. (*/mcb)

Leave a Comment