Share

Panen Beras Bojonegoro, Dua Kali Kebutuhan Lokal

Dalam RPJMD sendiri, Bojonegoro menargetkan jumlah panen padi pada 2014 ini sebesar 924.098 ton. Sementara itu, disebutkan bahwa dari lahan yang ada di Bojonegoro, luas panen tanaman pertama musim rendengan pada periode Oktober – Februari adalah seluas 86.345 ha

Bojonegoro (Media Center) – Mempunyai luas lahan panen tanaman padi hingga 160.345 hektar (ha), pada Tahun 2014 ini Bojonegoro bakal memproduksi 1.126.546 ton beras. Itu berarti melampaui target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam RPJMD sendiri, Bojonegoro menargetkan jumlah panen padi pada 2014 ini sebesar 924.098 ton. Sementara itu, disebutkan bahwa dari lahan yang ada di Bojonegoro, luas panen tanaman pertama musim rendengan pada periode Oktober – Februari adalah seluas 86.345 ha dengan rata-rata produksi 6,8 ton atau total produksi sebanyak 587.146 ton.

Sedangkan untuk musim tanam ke dua, terdapat 52ribu ha lahan panen dengan rata-rata produksi 7,2 ton/ha atau mencapai 374.400 ton. Untuk jumlah produksi pada musim tanam ke tiga dengan luas lahan 22 ribu ha dengan rata-rata produksi 7,5 ton/ha mencapai 165 ribu ton.

“Jika itu ditotal jumlah produksi padi dalam setahun mencapai 1.126.546 ton. Sedangkan target di RPJMD Bojonegoro tahun ini 924.098 ton dengan luas panen 137.930 ha,” kata Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Akhmad Djupari.

Menurut Djupari, dengan jumlah total produksi tersebut dipastikan tahun 2014 ini Bojonegoro akan kembali surplus. Sebab konsumsi beras masyarakat dalam setahun hanya sebanyak rata-rata 500 ton.

“Sehingga sisasnya bisa di salurkan ke daerah lain,” tegas mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bojonegoro itu.

Saat ini, di Bojonegoro telah memasuki masa panen pertama, dengan data sementara sebanyak 47.490 ha lahan padi yang mulai dipanen. “Dua atau tiga minggu lagi, lahan lain akan mulai panen juga, saat ini sudah 55persen yang dipanen,” tambahnya. (*/numcb)

Leave a Comment