Share

Panglima TNI Instruksikan Lima Ancaman Pemecahbelah NKRI

Bojonegoro, 21/11 (Media Center) – Saat ini Indonesia mengalami sejumlah ancaman yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semua pihak diharapkan untuk mewaspadai adanya hasutan, provokasi dan adu domba yang dapat membahayakan kesatuan bangsa.

Demikian disampaikan Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. M. Herry Subagyo (21/11) saat memaparkan instruksi dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam ramah tamah dengan sejumlah wartawan Bojonegoro.

Lima ancaman yang perlu diwaspadai adalah Five Power Defence Arrangements (FPDA), energi, pangan, teroris, dan narkoba. Herry mengungkapkan, masalah energi migas misalnya, menjadi ancaman yang perlu diwaspadai karena Indonesia kaya akan sumber daya alam.

“Begitu juga masalah pangan. Jika sampai ketahanan pangan kita terganggu tentu akan memunculkan konflik. Inilah yang harus diwaspadai,” tegas Herry.

Untuk mengantisipasi ancaman-ancaman tersebut diperlukan persatuan dan kegotong-royongan dari semua elemen masyarakat mulai pemuka agama, santri dan media massa untuk menjaga Kebhinekaan Tunggal Ika.

“Kebhinekaan Tunggal Ika ini menjadi kekuatan untuk membangun bangsa,” tandas Dandim yang meraih penghargaan Dandim terbaik ke 14 se Indonesia. Untuk itu, ia berharap agar media massa dapat menjadi salah satu kunci pemersatu bangsa dalam hal persatuan dan kesatuan bangsa.(dwi/mcb)

Leave a Comment