Share

Pansus DPRD Bojonegoro Kebut Dana Abadi Pendidikan

Bojonegoro, 28/11 (Media Center) – Panitia Khusus Dana Abadi Pendidikan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, tengah mengebut pembahasan Dana Abadi Pendidikan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Dalam bulan ini, kita sudah melakukan rapat tiga kali. Yang terkahir kemarin membahas pasal per pasal,” kata Ketua Pansus Dana Abadi, Sigit Kusharianto, Selasa (28/11/2017).

Menurutnya, masih ada beberapa hal yang harus disinkronkan baik terkait waktu yang dibutuhkan dalam menyimpan uang, keberadaan Wali Amanah, maupun jumlah uang yang disimpan.

“Masih tarik ulur dengan eksekutif, tapi akan dibahas lagi agar segera terselesaikan,” imbuhnya.

Untuk keberadaan Wali Amanah, akan digantikan dengan nama Pengawas Independen. Tugasnya adalah mengawasi pemanfaatan Dana Abadi tersebut. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menyimpan juga masih dalam perdebatan.

“Kemarin Bagian Hukum sempat berpendapat, menyimpan dana abadi ini sampai lima puluh tahun,” lanjutnya.

Hal itu tidak dimungkingkan, karena sumber Dana Abadi yang nantinya digunakan untuk Pendidikan di Bojonegoro berasal dari Dana Bagi Hasil Migas serta PI. Sementara jangka waktu industri migas hanya sampai 30 tahun, salah satunya di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

“Kita terus mengkomunikasikan ini dengan Pemkab Bojonegoro agar menemukan formulasi terbaik nantinya,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B ini.(*dwi/mcb)

Leave a Comment