Share

Panwaskab Sudah Peringatkan Partai Pelanggar Kampanye

Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro telah memperingatkan partai politik (parpol) yang melanggar berbagai aturan dalam kampanye. Beberapa parpol yang melanggar diantaranya adalah Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatian Indonesia (PKPI), Nasdem, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Bojonegoro (Media Center) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro telah memperingatkan partai politik (parpol) yang melanggar berbagai aturan dalam kampanye. Beberapa parpol yang melanggar diantaranya adalah Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatian Indonesia (PKPI), Partai Nasdem, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Panwaskab sudah melakukan tindakan atas pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh parpol selama masa kampanye ini. “Rata-rata pelanggaran administrasi seperti mengikutsertakan anak-anak, mengganggu ketertiban umum serta tidak adanya STTPK,” ujar Dian Widodo,┬áDivisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Pemilu Panwaskab, Selasa (1/4/2014).

Selain itu, pihak panwaskab juga telah melayangkan surat rekomendasi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terkait adanya Kepala Desa yang terlibat dalam kampanye. “Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap kepala desa (Kades) Siwalan, Nuraini yang terlibat kampanye PKPI,” lanjutnya.

menetapkan bahwa kepala desa (Kades) Siwalan, Nuraini terlibat dalam kampanye Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di desa setempat pada Selasa (25/3/2014) kemarin.

Sebelumnya, Panwaskab telah memanggil Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI, Samsul Huda. Pemanggilan Ketua DPK PKPI ini untuk mencari siapa penanggungajawab pelaksana kampanye tersebut. Namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi saat pelaksanaan kampanye.

Sementara, untuk menjerat penanggungjawab pelaksana kampanye yang mengikutsertakan kades dalam kegaitan kampanye, Panwas mengaku cukup sulit membuktikan hal tersebut. Selain karena keterbatasan waktu yang cukup mepet,Panwaskab harus memegang bukti yang cukup. “Sejauh ini kita sudah memberikan sanksi peringatan kepada partai-partai yang melanggar peraturan kampanye,” tutupnya. (lyamcb)

Leave a Comment