Share

Panwaslu Bojonegoro Imbau Caleg Lengkapi Surat Polisi

Tujuan STTPK untuk pengamanan Caleg dalam melaksanakan kampanye baik berupa rapat terbuka atau dalam pertemuan terbatas

Bojonegoro (Media Center) – Panwaslu Kabupaten Jawa Timur (Jatim), mengimbau Calon Legislatif (Caleg) melengkapi surat dari Kepolisian Resor (Polres) berupa Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK) dalam melaksanakan kampanye.

“Tujuan STTPK untuk pengamanan Caleg dalam melaksanakan kampanye baik berupa rapat terbuka atau dalam pertemuan terbatas,” kata Ketua Panwaslu Bojonegoro Mustofirin, Senin (3/3/2014).

Ia menjelaskan imbauan kelengkapan STTPK tersebut sudah disampaikan kepada semua Parpol Pemilu 2014 di daerahnya beberapa hari yang lalu. Sebelum ini, menurut dia, sama sekali tidak ada caleg yang melengkapi STTPK dalam melaksanakan kampanye.

Padahal, katanya, kelengkapan STTPK tersebut sangat bermanfaat bagi keamanan caleg ketika melaksanakan kampanye, sebab pihak polres mendapatkan pemberitahuan kegiatan kampanye yang dilaksanakan parpol.

“Prosesnya caleg cukup memberitahu kepada polres mengenai jadwal kampanye yang akan digelar baik kampanye rapat umum maupun kampanye lainnya,” tukasnya.

Berdasarkan pemberitahuan caleg itu, katanya, polres kemudian mengeluarkan STTPK yang akan dijadikan pegangan dalam mengamankan kampanye yang digelar caleg atau parpol.

“Jadwal kampanye parpol di Bojonegoro yang akan dimulai 16 Maret sampai 5 April mengacu jadwal yang sudah ditetapkan KPU Pusat,” katanya, dibenarkan Ketua KPU Bojonegoro Mundzar Fahman.

Ia menyebutkan pada hari pertama kampanye 16 Maret yaitu PPP akan berkampanye di Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Kota, Dander, Kapas dan Trucuk.

Secara bersamaan,Partai Hanura di Dapil II yang meliputi Kecamatan Balen, Sumberrejo dan sekitarnya dan PKPI di Dapil III meliputi Kecamatan Kepohbaru, Baureno dan sekitarnya.

Di lain pihak, lanjutnya,PBB di Dapil IV, meliputi Kecamatan Padangan, Purwosari, Tambakrejo dan sekitarnya.

“Di hari kedua dilanjutkan Partai Nasdem dengan lokasi kampanye di Dapil V, begitu seterusnya parpol yang berada di urutan bawahnya lokasi kampanyenya kembali ke Dapil I,” paparnya.

Menurut dia,perwakilan sebagian parpol semula tidak sepakat dengan jadwal yang sudah ditetapkan KPU Pusat yang kemudian meminta ada undian baru, sebab di hari terakhir kampanye 5 April merupakan jadwal strategis.

“Tapi setelah dilakukan musyawarah akhirnya tetap memanfaatkan undian yang sudah ditetapkan KPU Pusat. Jadwal terakhir kampanye di Dapil I menjadi jatah PAN,” tukasnya. (samcb)

Leave a Comment