Share

PAW PPS dan PPK, Ada Yang Beralasan Sibuk

elang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), sebanyak tiga Panitia Pemungutan Suara (PPS) dua orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, diambil sumpah jabatan Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Rabu (21/5/2014).

Bojonegoro (Media Center) – Jelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), sebanyak tiga Panitia Pemungutan Suara (PPS) dua orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, diambil sumpah jabatan Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Rabu (21/5/2014).

Mereka menggantikan PPS dan PPK yang mengundurkan diri dengan beberapa alasan. Di antaranya, tiga orang terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) dan dua orang lainnya mengundurkan diri karena alasan kesibukan.

Ketiga anggota yang saat ini menjadi Kades terpilih di desanya adalah Muhaimin, yang terpilih menjadi Kades Pacul yang kemudian digantikan oleh Muhammad Machfud sebagai anggota PPS Desa Pacul. Kemudian, Priyono yang terpilih menjadi Kades Sumberagung, Kecamatan Ngraho digantikan Sumiati. Sedangkan satu orang PPK atas nama Jimin digantikan Nanik Setiyaningrum PPK Kasiman.

Selain itu, Suhariyanto yang digantikan Moh. Ansori sebagai PPS Desa Buntalan, Kecamatan Temayang dan Narjunari diganti Siti Umi Muflikah PPS Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan KPUK Bojonegoro nomor 40/Kpts/KPU.Kab.014329687/2014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan anggota PPK dalam Pemilu 2014. Usai pengambilan sumpah jabatan, Mundzar Fahman selaku Ketua KPUK Bojonegoro berpesan kepada PPK dan PPS yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan kerja selama proses tahapan Pilpres sudah dilaksanakan.

Ia menegaskan bahwa saat ini hal penting yang menjadi perhatian adalah pemutakhiran data pemilih dan saat ini masa perbaikan dan pemetaan TPS Pilpres 2014. (*/lyamcb )

Leave a Comment