Share

Pawai Budaya Santri Bojonegoro Meriah

Bojonegoro, 21/11 (Media Center) – Sebanyak 47 peserta mengikuti Pawai Budaya Santri dalam rangka Hari Santri Nasional dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 339, Minggu (20/11). Kegiatan kali pertama ini menyedot perhatian masyarakat yang sedang memanfaatkan car free day di Alun-alun Bojonegoro.

Puluhan peserta dari dalam dan luar kota Bojonegoro itu dibagi menjadi kategori pemula adalah siswa Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), kategori umum dari pondok pesentran (Ponpes) dan jamaah yasin.

Pawai Budaya Santri ini diberangkatkan Kapolres Bojonegoro, AKBP. Wahyu Sri Bintoro. Dalam sambutannya dia mengapresiasi atas kerja para pelaku seni yang menampilkan kreatifitas seni islami dalam kegiatan ini. Seperti menampilkan beragam kreasi dengan mengenakan pakaian islami. Diantaranya oklek, silat, wali songo, tata cara berhaji lengkap dengan ka’bah, serta banyak lagi.

“Kita harus bangga menjadi warga bojonegoro. Karena sekarang ini Bojonegoro tidak hanya dikenal tingkat nasional, tapi dunia internasional,” katanya.

Dirinya berharap para pelaku seni harus lebih bersemangat lagi dalam memajukan seni Bojonegoro sehingga mampu berkiprah tingkat nasional dan internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Amir Syahid menambahkan, dalam pawai budaya ini untuk masing-masing kategori akan diambil juara 1,2,3 serta Harapan 1 dan 2.

“Untuk penilaiannya meliputi kreatifitas, inovatif, kerapian, dan keindahan, serta tema yang diusung,” sambung Amir.

Disbudpar berharap dengan kegiatan ini dapat memunculkan dan melestarikan budaya-budaya Islami di Bojonegoro. Karena itu, kegiatan ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan yang pelaksanaannya nanti akan dibarengkan dengan pawai budaya umum HJB.(dwi/mcb)

Leave a Comment