Share

PDDI Bojonegoro Targetkan 2000 Kantong Darah

Untuk mewujudkan target itu, selain melakukan sosialiasi PDDI Bojonegoro juga akan menggunakan bus sebagai kendaraan operasional untuk keliling desa mensosialiasikan gerakan donor darah

Bojonegoro (Media Center) – Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus giat melakukan sosialisasi gerakan donor darah ke tingkat desa-desa. Salah satunya melalui kegiatan pekan pelayanan publik.

Dalam kegiatan ini, PPDI Bojonegoro membuka stan untuk memberikan penyuluhan tentang kepada masyarakat sekaligus menyiapkan tempat dan peralatan bagi warga yang ingin donor.

“Hari ini tadi baru dua orang yang donor. Yang paling banyak kemarin pas di Kecamatan Gayam ada 15 orang,” kata Ketua Harian PDDI Bojonegoro, Kohar Mahmudi di sela-sela pekan pelayanan publik putaran ke tiga di Lapangan Desa Bubulan, Selasa (14/5/2014).

Menurut dia, masih rendahnya minat masyarakat untuk melakukan donor darah adalah karena rasa takut dengan jarum suntik. Karena itu PDDI terus gencar melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk berdonor darah membantu sesama.

Salah satu gerakan yang dilakukan PDDI, lanjut Kohar, adalah dengan menggandeng karang taruna. Seperti yang sudah kita lakukan dengan Karang Taruna Bolaklo, Kecamatan Balen. “Malam kita sosialisasi, langsung malam itu juga ada 30 pemuda yang langsung mau berdonor,” ujar mantan anggota DPRD Bojonegoro itu.

Menurut Kohar, kebutuhan darah dan jumlah pendonor saat ini masih belum seimbang sehingga PMI Bojonegoro selalu kekurang darah dan mencari darah ke kabupaten lain. Kebutuhan darah rata-rata setiap bulannya mencapai 1500 kantong. Sedangkan pendonor hanya 50 persennya. “Target kita ke depan dalam per bulan bisa mencapai 2000 kantong,” tegas Kohar.

Untuk mewujudkan target itu, selain melakukan sosialiasi PDDI Bojonegoro juga akan menggunakan bus sebagai kendaraan operasional untuk keliling desa mensosialiasikan gerakan donor darah. Bus tersebut akan dilengkapi empat bad dan peralatan donor sehingga masyarakat bisa langsung berdonor darah.

“Bus itu sudah dianggarkan di APBD 2015. Semoga dengan fasilitas yang ada ini akan memudahkan masyarakat berdonor darah,” pungkas Kohar. (*/numcb)

Leave a Comment