Share

Pedagang Bojonegoro Kesulitan Peroleh Ikan laut

Bojonegoro (Media Center) – Sejumlah pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kesulitan memperoleh berbagai jenis ikan laut, disebabkan banyak nelayan Pantura Tuban kesulitan mencari ikan, bahkan sebagian nelayan tidak melaut, sejak sepekan terakhir.

“Banyak nelayan Tuban yang tidak memperoleh ikan karena arusnya deras. Kalau saja tetap mencari ikan hanya memperoleh sedikit, sehingga merugi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk menangkap ikan,” kata seorang pedagang ikan di Pasar Kota, Bojonegoro Ny. Anik, Senin (5/10).

Ia yang juga sebagai pemilik perahu penangkap ikan lebih memilih menghentikan pencarian ikan dan memperbaiki perahu.

“Tapi saya bisa memperoleh ikan dari pedagang pemasok lainnya. Jumlahnya ya, berkurang hanya sekitar 10 kilogram/hari, yang biasanya bisa 30 kilogram,” katanya.

Ikan yang diperoleh itu, lanjut dia, tidak semua jenis ikan laut, melainkan hanya ikan laut jenis tertentu. Ikan laut yang sulit didapat, antara lain, tenggiri, tuna, dan tongkol.

“Perolehan ikan laut saya juga berkurang lebih dari separuhnya. Ada juga pedagang ikan laut yang tidak berjualan, karena tidak memperoleh ikan,” kata pedagang ikan laut lainnya Ny. Lina.

Menurut Ny. Anik, juga Ny.Lina, berkurangnya pasokan ikan laut di pasar setempat, juga mengakibatkan harga ikan laut yang ada naik sekitar Rp5.000/kilogram.

Sesuai penjelasan pedagang harga ikan tenggiri Rp70.000/kilogram (stok kosong), dorang naik menjadi Rp45.000/kilogram, yang biasanya Rp40.000/kilogram, kerapu berkisar Rp16.000-Rp25.000/kilogram, udang laut berkisar Rp30.000-Rp40.000/kilogram.

TOngkol dan tuna (stok kosong) Rp25.000/kilogram, cumi-cumi Rp40.000/kilogram, nus Rp25.000/kilogram, rajungan/kepiting Rp70.000/kilogram dan cengkurungan Rp20.000/kilogram. (sa/mcb)

Leave a Comment