Share

Pemasaran Topeng Barong Bojonegoro Ke Luar Daerah

Bojonegoro, 2/10 (Media Center) – Pemasaran berbagai aneka topeng barong produksi perajin asal Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, lebih banyak keluar daerah ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Sumilah (37) istri Sumantri, ditemui di kediamannya di Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Minggu (2/10), mengatakan, pemasaran berbagai aneka topeng barong produksi suaminya itu di Jombang, Kediri, Blitar dan Malang.

Di empat daerah itu, katanya, berbagai aneka topeng barong dijual kepada pedagang yang menjual berbagai aneka barang kesenian atau mainan anak-anak.

“Suami saya ke luar daerah untuk menjual berbagai aneka topeng barong setiap bulan sekali dengan nilai Rp5 juta lebih,” jelas dia.

Meski demikian, menurut dia, pembeli lokal juga banyak yang datang untuk membeli berbagai aneka topeng barong.”Biasanya topeng barong kecil yang dibeli untuk mainan anak-anak,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan pedagang di Bojonegoro bersedia menjual berbagai karya topeng barong karya suaminya, tapi baru bersedia membayar kalau sudah laku.

Oleh karena itu, menurut dia, Sumantri memilih menjual berbagai aneka topeng barong karyanya ke luar daerah setiap bulan sekali.

Selain menjual topeng barong, suaminya sekaligus mencari bahan kayu untuk topeng barong yaitu kayu dadap, sengon laut dan kayu randu.

Ia menyebutkan harga topeng barong “pentolan” Rp35.000-Rp100.000 per topeng. Topeng barong cetakan kucingan Rp35.000-Rp600.000 per topeng, sedangkan pecut Rp20.000-Rp100.000 per pecut, dan topeng barong kepala sapi Rp20.000-Rp500.000 per topeng.

“Berbagai aneka topeng barong yang dijual selama ini dimanfaatkan untuk kesenian,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment