Share

Pembangunan Gedung RSUD Padangan Bojonegoro Dilanjutkan 2016

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, akan melanjutkan pembangunan gedung RSUD Padangan di Kecamatan Padangan, dengan alokasi anggaran sebesar Rp58 miliar di dalam APBD 2016.

“Penyelesaian pembangunan gedung RSUD Padangan, akan dilanjutkan 2016,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Bojonegoro Andi Tjandra, Kamis (17/12).

Ia menjelaskan pembangunan gedung RSUD Padangan yang sekarang berjalan dengan alokasi anggaran sebesar Rp24 miliar dari APBD 2015, hanya menyelesaikan pembangunan kerangka gedung berlantai empat.

“Finishing pembangunan gedung RSUD Padangan, dengan menambah satu lantai, akan dilanjutkan 2016 dengan anggaran Rp58 miliar,” katanya, menegaskan.

Dengan demikian, menurut dia, pelaksana kelanjutan pembangunan gedung RSUD, belum tentu kontraktor yang sekarang mengerjakan gedung RSUD Padangan.

“Akan ada proses lelang lagi, sehingga belum tentu kontraktor yang sekarang mengerjakan pembangunan gedung,” katanya, menegaskan.

Terkait isi gedung seperti mebel, jelas dia, tidak masuk dalam alokasi anggaran Rp58 miliar.

Direktur RSUD Padangan, Bojonegoro Ninik Sumiati, menambahkan gedung RSUD Padangan berlantai enam yang dibangun di atas tanah seluas 1 hektare, baru bisa dimanfaatkan 2017.

“Yang jelas adanya tambahan gedung RSUD Padangan itu, akan meningkatkan status RSUD dari D menjadi C,” jelasnya.

Sesuai rencana, katanya, gedung lantai satu akan dimanfaatkan intalasi gawat darurat (IGD) dan ruang rawat jalan. Lantai dua, untuk ruang bedah, lantai tiga, ruang bidan dan kandungan, dan lantai lima ruang administrasi dan perawatan pasien.

“Lantai lima akan dimanfaatkan untuk penginapan keluarga pasien,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment