Share

Pembasmian Sarang Nyamuk Lebih Ampuh Dibanding Foging

Pencegahan demam berdarah justru lebih efektif dengan melakukan PSN dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar daripada foging. Foging dinilai bisa membahayakan kesehatan bagi yang menghirup asapnya

Bojonegoro (Media Center) – Di musim penghujan seperti saat ini, berbagai penyakit rawan menyerang seperti diare, Demam berdarah dan chikungunya. terutama dengan banyaknya genangan air di sekitar rumah bisa menjadi tempat berkembangbiak bagi nyamuk Aides aigepty. Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang sangat umum saat musim penghujan. Penyakit ini bahkan bisa menyebabkan kematian jika terlambat ditangani.

Bahkan karena seringnya demam berdarah menyerang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro sering melakukan foging untuk memberantas nyamuk Aides aigepty berdasarkan permintaan masyarakat. Namun tahukah anda bahwa ternyata foging bukan merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyakit demam berdarah maupun chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk. Selain itu juga bisa mengganggu kesehatan.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Hernowo, pencegahan penyakit demam berdarah maupun chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk lebih dengan melakukan Pembasmian sarang nyamuk (PSN). “Foging hanya untuk membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik-jentik di dalam air masih selamat dan bisa menjadi nyamuk dewasa,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Jumat (21/02/2014).

Setelah dilakukan foging atau pengasapan daerah yang dilakukan pengasapan hanya aman dari gigitan nyamuk kurang dari 4 hari. Namun ada bahaya yang muncul akibat penggunaan foging ini yakni dari bahan foging itu sendiri.

Dari berbagai sumber disebutkan bahwa bahan foging ini terdiri dari air, mitan atau oli atau solar, dan ditambah insektisida. Solar mengandung senyawa belerang yang dapat membahayakan kesehatan. Sementara itu, bentuk kabut asap dapat dibuat dengan cara melakukan proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan tadi. Hasil yang dominan dari proses ini adalah gas karbon monoksida (CO). Nah, gas CO ini sendiri apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang akan dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini dapat terjadi karena gas CO bersifat racun metabolisme, yakni ikut bereaksi dengan darah. Sedangkan insektisidanya pun, jelas membahayakan kesehatan tubuh kita.

Pencegahan demam berdarah justru lebih efektif dengan melakukan PSN dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. PSN hanya dengan menguras bak mandi maksimal satu kali seminggu, menutup tempat-tempat yang bisa menampung air, dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembangbiak nyamuk serta menjaga kebersihan bisa menjadi cara paling ampuh untuk menghindari penyakit demam berdarah. (lyamcb)

Leave a Comment