Share

Pemkab Akan Gelar Bojonegoro Expo 2019 di Go Fun

Bojonegoro, Media Center – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) Ke-342 Tahun 2019 ini, Pemkab setempat telah menyiapkan Bojonegoro Expo di Wahana Wisata Go Fun Jalan Veteran. Rencananya, Expo akan digelar mulai tanggal 26 Oktober sampai 10 November 2019.

Pelaksanaan gebyar expo Bojonegoro di Go Fun ini telah berlangsung dua tahun ini. Sebelumnya, kegiatan tahuan tersebut dipusatkan di halaman Stadion Letjen H Sudirman, di Jalan Lettu Soewolo.

Gebyar expo ini akan menampilkan sejumlah produk-produk unggalan Bojonegoro. Kegiatan ini akan diikuti OPD, pelaku UMKM, perbankan, dan lembaga vertikal lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Sukemmi, mengatakan, ditempatkannya Gebyar Bojonegoro Expo di Gofun ini dikarenakan, pemkab tidak mungkin dibebankan anggaran yang sangat besar dalam pelaksanaannya.

“Sehingga, kami mencari mitra yang bisa menggelar giat expo. Tentu saja harus memenuhi syarat-syarat tertentu,” jelasnya.

Sebelum menggelar Expo, Go Fun mengajukan proposal kegiatan ke Bupati Anna Muawanah. Karena tidak ada selain Go Fun yang mengajukan proposal dan sudah memenuhi semua persyaratan termasuk pajak, terpilihlah Go Fun sebagai EO pelaksana.

“Kita juga butuh event-evebt besar untuk meningkatkan geliat perekonomian bojonegoro,” imbuhnya.

Wahana wisata Gofun yang berada di Jalan Veteran atau selatan Terminal Rajekwesi Bojonegoro. Yang etaknya strategis dan lokasinya lebih luas dan refresentatif sebab berada di Destinasi wisata Kebanggaan masyarakat Bojonegoro itu,

“Banyak keunggulan yang diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat kegiatan di tempatkan di Gofun,” tandasnya.

Harga karcis masuk Gebyar Bojonegoro Expo di Gofun hanya Rp 8 ribu dengan tambahan penitipan sepeda motor Rp 3 ribu, penitipan mobil 5 ribu. Harga ini lebih murah, jika dibandingkan tiket masuk saat di Stadion Rp 10 ribu dengan parkir sepeda motor Rp 5 ribu dan parkir mobil Rp 10 ribu.

Pada tahun 2018 lalu, even tersebut mampu menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp 800 juta. Sedangkan, pada saat Gebyar Bojonegoro Expo yang digelar di Stadion PAD hanya masuk Rp 400 juta. Berarti ada peningkatan PAD hingga 100 persen.

Dari pengalaman tahun lalu, Harga stand pameran, dulu sewa per meternya saat di Stadion Rp 600 ribu, saat ini sewa per meternya hanya 400 ribu. Untuk warung-warung PKL hanya dikenakan biaya kebersihan selama pameran berlangsung yaitu sebesar Rp 250 ribu.

Tak hanya itu, 60 stand milik Pemkab Bojonegoro, yang terdiri dari Kantor Kecamatan, Dinas, Badan dan Kantor, juga memperoleh fasilitas gratis alias tidak bayar.

Oleh karena itu, warga Bojonegoro dihimbau memanfaatkan momen ini dengan baik. Bisa masuk Wahana Wisata Gofun saat ada Kegiatan Gebyar Bojonegoro Expo hanya dengan harga tiket super murah yaitu cukup mengeuarkan kocek Rp 8 ribu saja.

Masyarakat Bojonegoro bisa melihat Gebyar Bojonegoro Expo sambil mengajak anak-anak dan keluarga untuk berwisata di Gofun yang termasuk destinasi wisata kebanggaan masyarakat Bojonegoro itu.

“Expo rencananya akan digelar mulai tanggal 26 Oktober sampai 10 november,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Angling Dharma, M Nasir, kegiatan Bojonegoro Expo di Go Fun dinilai tepat. Karena, selain sebagai ikon wisata, juga memberikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Selain taat pajak, pendapatan yang disetorkan melalui kegiatan Expo oleh Go Fun juga membantu pemerintah,” tukasnya.

Dia mengungkapkan, selama ini Go Fun juga selalu menambah wahana baru. Tujuannya supaya masyarakat lebih nyaman untuk berwisata di tempat sendiri dan juga bisa menarik wisata domistik dari kabupaten lain. Jadi sudah tepat jika pagelaran Expo 2019 kembali dilaksanakan di Go Fun.

“Harusnya ada Go Fun – Go Fun lain bermunculan, guna menunjang pariwisata Bojonegoro. Supaya PAD kita naik bukan hanya bisa membully atau mengkritisi saja,” pungkasnya.(Rin/Dwi)

Leave a Comment