Share

Pemkab Anggarkan 250 Juta Untuk Kegiatan Seni Budaya

Bojonegoro, 17/4 (Media Center) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, tahun 2018 ini menyiapkan anggaran sebesar Rp250 juta untuk kegiatan seni dan budaya.

“Termasuk dukungan di bidang seni tari,” kata Kepala Disbudpar, Amir Syahid.

Menurutnya, sanggar tari yang aktif di wilayah Bojonegoro sangat sedikit. Jumlahnya tidak lebih dari sepuluh.

Dari semua sanggar yang aktif tersebut, Disbudpar selalu memberikan pelatihan dan pendampingan baik berupa sertifikasi para penari dari berbagai tingkatan, pengiriman duta di tingkat provinsi, dan lain sebagainya.

“Banyak sekali dukungan kami terhadap seni dan budaya di Bojonegoro termasuk seni tari,” tukasnya.

Pihaknya menyatakan, selama ini sudah memberikan himbuan kepada setiap Kecamatan untuk meningkatkan budaya tari ini dengan mendkukung sanggar-sanggar kecil di pinggiran.

“Selain itu, kami memberikan edukasi kepada semua lembaga sekolah tentang pentingnya seni tari,” tansdasnya.

Amir menyatakan, untuk tetap melestarikan budaya tari di Bojonegoro, pihaknya telah berupaya melakukan pembinaan terhadap sanggar-sanggar yang sudah ada.

“Mengikutkan penari-penari dalam setiap event dan festival,” pungkasnya.

Sementara salah satu anggota Sanggar Angling Dharma, Anisa, menyampaikan, selama ini mendapatkan biaya pembinaan dari Pemkab Bojonegoro.

“Selama jadi penari, saya tidak pernah membayar apapun karena telah difasilitasi Disbudpar,” ujarnya.

Dia berharap, Pemkab Bojonegoro bisa lebih menghargai seniman di Bojonegoro terutama penarinya. Karena, tari tradisional adalah suatu kebudayaan yang harus dilestarikan.

“Semoga penari di Bojonegoro lebih baik lagi,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment