Share

Pemkab Bojonegoro Ajukan Tujuh Sekolah Rujukan ke Kemendikbud

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan saat ini tidak ada lagi istilah sekolah unggulan di Bojonegoro, melainkan sekolah rujukan.

“Kalau dulu sekolah unggulan digunakan sebagai istilah bagi sekolah yang sebagian besar siswa-siswinya berprestasi,” ujar Kabid SMP, SMA, SMK, Dinas Pendidikan, Puji Widodo pada kanalbojonegoro.com, Kamis (2/6).

Sementara untuk sekolah rujukan, lanjut dia, selain fasilitas yang lebih lengkap kedepan akan sering mendapatkan pembiayaan atau bantuan dari pusat.

“Dan, sekolah tersebut akan menjadi percontohan masing-masing wilayah,” lanjut mantan Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro ini.

Sekolah rujukan sudah diterapkan sejak lama. Bahkan, pada tahun 2014 ada dua sekolah yang sudah menjadi sekolah rujukan adalah SMKN 2 dan 4. Sementara sekarang ini, ada tujuh sekolah yang ditengah diajukan menjadi sekolah rujukan.

“Tujuh sekolah itu antara lain SMAN 1, SMA Negeri 2, SMKN Purwosari, SMKN Ngasem, SMKN Baureno, SMPN 1 dan SMPN 2,” imbuhnya.

Sekolah yang menjadi sekolah rujukan itu, diharapkan mampu mencetak siswa siswi berprestasi.

“Semoga tujuh sekolah yang kami ajukan segera mendapatkan persetujuan dari Kemendikbud, ” tukasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment