Share

Pemkab Bojonegoro Akan Salurkan 5.000 KPP di 2019

Bojonegoro, 16/1/2019 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, menargetkan penyaluran 5.000 Kartu Pedagang Produktif (KPP) di 2019. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat peluncuran dan sosialisasi KPP yang digelar di Pendopo MAlowopati Pemkab setempat, Rabu (16/1/2019).

“Tahun 2019 ini menargetkan 5.000 Kartu Pedagang Produktif (KPP) bagi pedagang mikro yang tersebar di 28 kecamatan.  Untuk tahap pertama terdapat 280 pedagang kecil yang mendapat KPP,” ujarnya di hadapan ratusan pedagang yang memenuhi pendapa.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menegaskan, KPP ini merupakan salah satu dari 17 program prioritas yang menjadi visi misinya saat Pilkada Bojonegoro bersama wakil bupati, Budi Irawanto.

“KPP bersama program prioritas lainnya telah masuk dalam rencana jangka menengah daerah atau RPJMD. Ini sebagai kontrak politik kita kepada masyarakat Bojonegoro,” tegas Bu Anna, sapaan akrab Bupati Anna Muawanah.

Bu Anna mengungkapkan, sebelum menjabat Bupati, dirinya sering keliling ke pasar-pasar tradisional dan berdialog dengan pedagang kecil. Para pedagang kecil mengaku mendapat pinjaman modal dari rentenir dengan bunga tinggi hingga 30 persen/tahun.

Kondisi tersebut, lanjut dia, dapat menyengsarakan pedagang kecil dan memicu terjadinya kemiskinan.

“Oleh karena itu, melalui KPP ini Pemkab hadir untuk memberikan solusi kepada pedagang kecil tidak terjerat lagi ke rentenir,” tandasnya.

Dia berharap dengan program KPP ini pedagang kecil lebih berdaya, dan mampu mengembangkan usahanya. Sehingga dapat meningkatkan ekonominya.

“Tolong sampaikan ke tetangga bapak ibu kalau butuh modal jangan ke rentenir. Datang dan daftar ke Dinas Perdagangan,” pesan Bu Anna.

Para pedagang yang hadir, jelas Agus Hariyana selaku Plt Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, merupakan perwakilan dari 28 kecamatan di Bojonegoro.

“Hari ini setiap kecamatan diwakili oleh 10 pedagang dan mereka sudah terverifikasi,” terangnya.

Ada beberapa manfaat KPP. Yakni pedagang kecil mendapat fasilitas permodalan dengan bunga ringan, pelatihan, pengurusan izin industri rumah tangga (IRT) dan IPR secara gratis.

“Untuk bantuan modal maksimal 25 juta rupiah dengan bunga 0,5% per bulan,. Modal ini akan disalurkan melalui bank perkreditan rakyat atau BPR,” ujar Agus.

Dijelaskan program KPP ini untuk memberdayakan dan menumbuhkan usaha mikro untuk mengembangkan usahanya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment