Share

Pemkab Bojonegoro Raih Reward DID

Bojonegoro, 20/12 (Media Center) – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro menyerahkan DIPA tahun 2018 yang bersamaan dengan gelaran acara sosialisasi sertifikasi bendahara. Acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan KPPN Bojonegori, Selasa (19/12) kemarin, dihadiri Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro.

Dalam gelaran ini, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan Reward Dana Insentif Daerah (DID) atas kinerja dan prestasinya mengelola anggaran di 2017.

Ahmad Djunaedi, kepala KPPN Bojonegoro dalam laporannya menjelaskan dalam rangka peningkatan kinerja pebgelolaan APBD dan untuk memberikan manfaat langsung bagi peningkatan pelayanan dasar publik dan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, pada 2018 telah dialokasikan Dana Insentif Daerah (DID).  khusus untuk Kabupaten Bojonegoro mendapatkan Rp17,25 miliar.

“DID ini diberikan untuk pemerintah daerah yang telah menunjukkan kinerja yang baik. Yang diukur dari LKPD meliputi kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah serta pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan dan penyediaan air minum dan sanitasi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bojonegoro Suyoto mengingatkan bahwa pemerintah adalah satu sistem membangun satu barisan untuk melayani dan memberdayakan rakyat.

“Ini demi masa depan generasi yang akan datang,” imbuh pria yang akrab disapa Kang Yoto ini.

Bupati menceritakan pengalaman beliau berkunjung ke negara negara yang warganya taat pajak . Bagaimana pajak memberikan hal positif mulai infrastruktur ,kesehatan dan pendidikan. Kesadaran membayar pajak harus ditumbuhkan. Bupati menyatakan bahwa alam sadar kita selama ini dididik untuk membenci pemerintah. Bupati mengatakan bahwa di beberapa masyarakat kita yang masih merusak fasilitas negara dengan alasan bahwa itu milik negara.

“Stigma ini harus dikikis karena uang yang digunakan adalah dana publik yang dipungut dari rakyat,” pungkasnya.(*humas/mcb)

Leave a Comment