Share

Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Transaksi Non Tunai

Bojonegoro, 15/12 (Media Center) – Selama dua hari yakni tanggal 13 – 14 Desember Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan teknis implementasi transaksi non tunai pada pemerintah Kabupaten Bojonegoro di Ruang Angling Dharma, Rabu (13/12) pagi tadi. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono.

Kepala BPKAD Pemkab Bojonegoro, Ibnu Suyuti dalam laporannya menjelaskan bimbingan teknis dan sosialisasi implementasi transaksi non tunai pada Pemkab Bojonegoro, adalah sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang implementasi transaksi Non Tunai pada pemerintah daerah Kabupaten/kota.

“Tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi pejabat pengelola keuangan dan bendahara tentang tata cara transaksi non tunai. Sehingga memudahkan identifikasi dan mendukung aktual basis,” jelas Ibnu.

Peserta meliputi Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) atau Kasubag Keuangan, Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu di Lingkup Bagian Setda untuk Tahun 2018. Dengan narasumber antara lain dari Bank Jatim Cabang Bojonegoro dan Tim BPPKAD Pemkab Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono mengawali arahannya menyampaikan bahwa yang hadir dalam kesempatan ini adalah orang orang yang bekerja luar biasa yang telah menggunakan tenaga dan pikirannya. Semua pegawai mempunyai rekening yakni rekening gaji.
Wabup menyampaikan dalam transaksi agar berhati hati. Diceritakan dulu pernah ada sistem transaksi non tunai yakni saat belanja tidak harus membawa uang tunai, namun jika tidak hati hati maka bisa terjadi transaksi diluar budgeting.

“Dewasa ini transaksi non tunai marak dilakukan salah satunya adalah akses untuk transportasi dan lain sebagainya,” imbuh wabup.

Wabup berharap agar para PNS untuk bisa mengukur pemasukan dan pengeluaran, apalagi gaji PNS sudah terukur. Apakah transaksi Tunai dan Non Tunai selama kita bisa mengatur maka aman.

Wabup juga berpesan agar tenaga bendahara ini diperhatikan nasibnya apakah promosi atau lainnya. Jangan sampai ini menghambat jenjang karier mereka. Transaksi Non tunai ini mempermudah, gampang di cek dan ini adalah bentuk pengembangan IT.

Bintek ini penting harus banyak pelatihan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas SDM. Bintek dan Ilmu pasti ada manfaatnya.

“Mini postur SKPDnya namun kinerjanya sangat luar biasa,” lanjutnya.

Wabup sangat berterima kasih, para pelaksana ini telah bekerja dengan baik menambah pengetahuan dan membuat kelancaran kinerja SKPD.(*mcb)

Leave a Comment