Share

Pemkab Bojonegoro Gelar Lokakarya Kembangkan Ekonomi Pedesaan

Bojonegoro, 4/12 (Media Center) – Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar lokakarya pengembangan jaringan kemitraan program pengembangan kawasan ekonomi pedesaan di ruang sinergy room lantai 4 gedung pemkab, Senin (4/12/2018).

“Lokakarya ini bertujuan untuk mensinergikan antara pelaku usaha, pemdes, pemkab serta pemprov dan perusahaan di Bojonegoro,” kata Kepala Bappeda, I Nyoman Sudana.

Program yang telah dikembangkan Bappeda sejak tahun 2015 ini telah menciptakan 18 kawasan ekonomi yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro. Hanya saja, ada beberapa kendala yang butuh ditingkatkan lagi agar perekonomian berbasis masyarakat bisa lebih berkembang.

“Kendalanya ada sumber daya manusia dan infrastruktur yang masih harus ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara Bupati Anna Muawanah mengungkapkan, dukungan terhadap kawasan perekonomia ini diantaranya memuka akses pasar bagi produk-produk lokal, mendorong segi variatif produk, serta standarisasi termasuk kemasan.

“Seperti makanan olahan ini sudah disarankan untuk mendaftarkan izinnya yang semua kita gratiskan,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, mengungkapkan, keberadaan Sumber Daya Alam di Bojonegoro memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan daerah.

“Sehingga perlu arah dan kebijakan yang konstruktif agar bisa mneyeluruh hingga ke pedesaan,” tukasnya.

Dengan adanya lokakarya ini diharapkan, bisa membangun kemitraan yang baik antara pemerintah desa dan stakeholder lainnya. Selain itu, juga butuh solidaritas dari pemerintah desa agar kebijakan pemerintah bisa berjalan.(*dwi/mcb)

Leave a Comment