Share

Pemkab Bojonegoro Larang Pengoperasian SPBU Mini

Bojonegoro, 27/8 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, melarang penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran dengan memanfaatkan peralatan meteran digital atau SPBU mini.

“Karena di Bojonegoro belum ada ketentuan yang mengatur SPBU mini ini,” kata Kepala Badan Perizinan, Kamidin, Sabtu (27/8).

Kamidin mengaku telah bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan SPBU mini jika ada yang beroperasi. Karena, selain belum ada aturan yang mengatur, juga penjualan BBM eceran meteran digital tidak dilengkapi standar keamanan.

“Sebenarnya, penjualan BBM eceran kan juga dilarang,” imbuhnya.

Hanya saja, lanjut dia, penjualan BBM eceran di kios masih ditoleransi karena jumlahnya tidak banyak. Tapi di pedagang BBM eceran meteran digital dengan jumlah BBM cukup banyak.

Untuk pendirian BBM eceran dengan meteran digital tanpa dilengkapi dengan berbagai perizinan termasuk melanggar hukum.

Ia menyebutkan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2011 tentang Minyak dan Gas Bumi bahwa penjualan BBM tanpa izin dilarang.

Di dalam Pasal 55 UU Migas disebutkan bahwa orang yang menjual bensin secara tidak sah bisa diancam dengan hukuman pidana.(dwi/mcb)

Leave a Comment