Share

Pemkab Bojonegoro Pantau Kestabilan Harga Bahan Pangan

Bojonegoro, 9/6 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar inspeksi di beberapa lokasi guna memantau keamanan dan harga sembilan bahan pokok, baik di pasar tardisional maupun modern.

Kepala Bagian Perekonomian, Bojonegoro, Helmi Elisabeth, mengatakan, bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Kesehatan melakukan sidak selama dua hari yakni Rabu (7/6/2017) dan Kamis (8/6/2017).

Dari seluruh instansi tersebut dibentuk Tim yang terbagi dalam tiga kelompok untuk memantau mulai wilayah timur, selatan dan barat kemudian di wilayah kota .

“Sidak ini sebagai bentuk pemantauan terhadap harga-harga sejumlah kebutuhan pokok,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga memantau ketersediaan bahan-bahan pokok dipasaran. Terlebih lagi saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, dimana permintaan meningkat yang biasanya berdampak pada harga dan ketersediaan barang-barang kebutuhan masyarakat.

“Serta memastikan keamanan pangan terhadap semua produk yang dijual dipasaran mulai melihat masa kadaluwarsa serta memastikan ada tidaknya ijin dari produk yang sudah dipasarkan,” imbuhnya.

Helmy menuturkan hari pertama pihaknya memantau dua titik lokasi yakni di Pasar Kanor dan Pasar Kapas serta pangkalan LPG diwilayah Kecamatan Kapas.

Dari hasil pantauan, untuk dipasar Kanor harga gula bekisar Rp12.500 perkilogram, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana Rp12.000 rupiah perkilogram. Untuk harga telur ayam buras turun menjadi Rp17.000 perkilogram yang beberapa waktu lalu mencapai Rp21.000 rupiah .

Sedangkan untuk harga bumbu dapur seperti bawang putih masih dikisaran angka Rp40.000 perkilogram dan untuk bawang merah harga bervariasi menyesuaikan ukuran bawang merah yang dijual.

Untuk harga daging dipasar tradisional mulai Rp105.000 perkilogram sampai Rp110.000 rupiah perkilogram.

“Harga LPG toga kilogram harga masih aman, yakni Rp16.000 per tabungnya,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment