Share

Pemkab Bojonegoro Perjuangkan Pajak Kilang Mini

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus memperjuangkan hak daerah melalui pajak penghasilan atau PPh dari kilang mini PT Triwahana Universal (TWU) yang diambil oleh DKI Jakarta yang menjadi domisili kantor pusat TWU.

Kilang mini PT TWU berada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu ini mengolah minyak mentah dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

“Melalui Bupati Bojonegoro Suyoto, pemerintah kabupaten sudah melayangkan surat protes ke Kementerian Keuangan dan Dirjen Perimbangan,” kata Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Waji, saat ditemui dikantornya, Kamis (8/10).

Waji menyebutkan, surat tersebut dilayangkan sejak tahun 2013 silam. Namun, hingga kini belum ada jawaban terkait pembayaran pajak tersebut yang dilakukan ke Jakarta, bukan pemerintah daerah Bojonegoro.

“Alasan pemerintah pusat menarik pajak dari PT TWU itu karena ada peraturan dirjen pajak. Padahal, sebelumnya sudah ada Perda NPWP lokasi,” tandasnya.

Pihaknya berharap, pemerintah pusat kembali mempertimbangkan pemasukan pajak yang diambil alih oleh pemerintah pusat ini. Karena, yang terkena dampak dari kegiatan usaha yang dilakukan oleh PT TWU adalah masyarakat Bojonegoro seperti kerusakan infrastruktur jalan, dampak polusi, dan potensi demonstrasi serta permasalahan lainnya.

“Jelas sudah, yang terkena dampak masyarakat Bojonegoro, bukan Jakarta,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment