Share

Pemkab Bojonegoro Pulangkan 10 Eks Gafatar

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, langsung memulangkan dua kepala keluarga (KK) dengan jumlah 10 jiwa eks anggota gafatar ke desanya masing-masing, Rabu (24/2) sekitar pukul 03.30 WIB.

“Rombongan warga Bojonegoro eks gafatar yang pernah menetap di Mempawah, Kalimantan Timur (Kaltim), setelah sampai Bojonegoro langsung dipulangkan ke desanya masing-masing,” kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro Adi Witjaksono, Rabu (24/2).

Sesuai data, satu KK asal Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Tamtaji (43), dan Istrinya Lilin Erlina (40), dengan empat anaknya, Dhimas Rejendra (16), Lennyta Tyas R.C (13), Ellia Cahaya Semesta (1).

Satu KK asal lainnya Desa Mbesah, Kecamatan Kasiman, yaitu Suyitno (36), Endrik Listyowati (31), bersama dua anaknya yaitu Leo L Prayitno (5) dan Laraswati Ayu P. (4)

Lebih lanjut ia menjelaskan keluarga yang pernah menjadi eks gafatar itu, akan memperoleh santunan uang masing-masing Rp5 juta/KK.

Ia memperkirakan anggota eks gafatar asal daerahnya masih ada, tapi kepastiannya masih menunggu laporan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami masih menunggu laporan nama-nama warga Bojonegoro yang belum dipulangkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” katanya, menegaskan.

Pemkab, sebelumnya juga menerima 11 eks gafatar asal daerahnya, yang dipulangkan dari lokasinya di Desa Antibar, Kecamatan Tanjungdalem, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang dibakar massa, pada 29 Januari.

Kaitannya dengan itu, pemkab juga memberikan bantunan bantuan sembako, juga pakaian, karena mantan eks gafatar itu, ketika dipulangkan ke desanya masing-masing harta bendanya sudah habis terbakar.

“Mereka juga memperoleh santunan uang berkisar Rp2,5 juta-Rp5 juta per KK,” jelasnya. (*/mcb)

Leave a Comment