Share

Pemkab Bojonegoro Berencana Pindahkan Makam Samin Surosentiko

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini tengah mengkaji upaya pemindahan makam pendiri ajaran Samin, yaitu Raden Kohar alias Samin Surosentiko alias Panembahan Suryo Ngalam. Diyakini, makam Samin Surosentiko saat ini berada di kawasan perbukitan di Bukit Polan, Kota Sawah Lunto, Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Amir Syahid, mengatakan, Tim Penelurusan Sejarah Bojonegoro telah bertemu langsung dengan Pemerintah Kota Sawah Lunto pada Agustus lalu. Bahkan, ia mengaku telah mengunjungi lokasi yang diyakini adalah makam Mbah Samin Surosentiko.

“Sudah ada diskusi mendalam soal rencana memindahkan jasad Samin Surosentiko dari Sawah Lunto ke Bojonegoro. Tetapi, jika memungkinkan bisa dilakukan. Kendalanya adalah, harus ada penelitian lebih mendalam, terkait keberadaan jasadnya,” terangnya.

Kondisi makam, diceritakan Amir, berada di dataran tinggi bukit bebatuan, ditemukan semacam cungkup atau kerap disebut petilasan. Kemudian, ada bekas lubang dan ada batu dan hanya diberi nomor saja. Kabarnya, makam di zaman Belanda, orang yang meninggal—terutama orang pribumi dan orang yang diasingkan, hanya diberi nomor semacam registrasi dimana identitasnya dibawa pihak Pemerintah Belanda ketika itu.

“Untuk meyakinkan, harus mengecek lokasi dan makam Mbah Samin, sesuai register di Leiden, Belanda,” lanjutnya.(*mcb)

Leave a Comment