Share

Pemkab Bojonegoro Siap Fasilitasi Permasalahan Naker di J-TB

Bojonegoro, 3/4 (Media Center) – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Agus Suprianto, menyatakan siap memfasilitasi jika ada permasalahan saat proyek Gas Processing Facilities (GPF) berjalan.

“Kami siap memfasilitasi, dan kalau bisa jangan lapor polisi dulu. Itu upaya terkahir kalau sudah tidak ada jalan keluar,” ujarnya.

Menurutnya, saat proyek di J-TB berjalan kemungkinan besar akan terjadi permasalahan. Sehingga, mengingatkan kepada warga ring 1 lapangan unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) untuk duduk bersama jika ada permasalahan yang terjadi.

“Saya minta kepada seluruh Kepala Desa menjelaskan kepada warganya untuk tidak memaksakan kehendak bekerja di proyek migas,” tandas Agus.

Karena, proyek migas ini berbeda dengan proyek lainnya yang memang membutuhkan keahlian khusus. Kalau memang tidak punya skill atau sertifikasi yang dibutuhkan, dipastikan tidak akan bisa.

“Jadi, diambil peluang yang ada saja, misalnya unskill atau pekerja kasarnya,” imbuh mantan Kepala Inspektorat ini.

Dari awal keberadaan industri migas, seperti Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, dan J-TB ini, memang menjadi harapan sebagian besar termasuk warga yang tinggal di sekitar operasi. Tapi, jangan dijadikan hal utama untuk menjadi mata pencaharian.

“Karena, bekerja di proyek ini tidak akan lama. Hanya tiga tahun saja, setelah itu selesai,” tukasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment