Share

Pemkab Bojonegoro Surati Badan Geologi Soal Semburan Lumpur

Bojonegoro (Media Center) – Fenomena semburan lumpur di Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beberapa hari ini membuat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas ESDM mengambil langkah dengan mendatangkan Tim Geologi dari UPN Jogjakarta. Demikian seperti yang disampaikan oleh Kepala ESDM Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto melalui sambungan telepon, Rabu (13/4)i.

Agus mengungkapkan, bahwa ia akan melayangkan surat kepada Badan Geologi Bandung untuk melakukan kajian lebih lanjut.”Hanya saja, untuk akhir minggu ini Tim UPN veteran yang akan meneliti sekaligus mengkaji fenomena semburan lumpur di Desa Jari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, daerah Kecamatan Gondang dan sekitarnya memang sering terjadi fenomena munculnya gas karena aktifitas Gunung Pandan dan Puru. Dituturkan, bahwa semburan lumpur diawali dengan ledakan pada Kamis (7/4) petang disusul munculnya semburan.

“Sabtu (9/4) lalu semburan sempat berhenti kemudian muncul lagi menjadi tiga titik. Harus dipahami dengan karakteristik wilayah yang berpotensi munculnya gas maka aktifitas seperti ini jamak terjadi,” imbuhnya.

Ditambahkan Agus, saat musim penghujan semburan bercampur air dan lumpur karena air hujan. Namun saat musim kemarau biasanya hanya gas yang keluar.

Masih dalam keterangannya, Kadin ESDM mengungkapkan dari kajian awal yang dilakukan bahwa semburan tersebut memang mengandung gas merah, sulfur dan campuran minyak. Yang kedua adalah semburan ini terjadi karena aktifitas gas bumi, atau gelombang termal karena aktifitas dari Gunung Pandang dan Gunung Puru.

“Saat ini untuk langkah awal semburan lumpur dialirkan ke sungai Jari, karena khawatir mengganggu tanaman dan areal persawahan di sekitar titik semburan, hanya saja dalam waktu dekat ini pemkab akan mendatangkan tim untuk melakukan kajian lebih lanjut,” pungkasnya.(mcb)

Leave a Comment