Share

Pemkab Bojonegoro Tegur Kontraktor Pengguna Material Ilegal

Bojonegoro, 3/11 (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, telah melayangkan surat teguran kepada pengusaha lokal yang melakukan tambang ilegal galian c untuk tidak beraktifitas lagi.

“Kan bisa saja, mencuri waktu satu atau dua hari beroperasi tanpa sepengetahuan kami,” ujar Kasi Sumber Daya Mineral Dinas ESDM, Dedi Kurniawan, Kamis (3/11).

Bahkan, surat teguran juga dikirimkan kepada PT Hutama Karya (HK) yang mengerjakan proyek pembangunan Waduk Gongseng. Karena, dari pengecekan di lapangan, PT HK menggunakan material ilegal.

“Kami minta, PT. HK tidak lagi menggunakan material ilegal untuk pembangunan waduk Gongseng,” tegasnya.

Pihaknya akan terus mengawasi kegiatan tambang galian c sampai izin penambangan rakyat atau IPR diterbitkan oleh Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Satpol PP, Gunawan, menyebutkan, hingga saat ini tidak ditemukan penggunaan material ilegal untuk kegiatan minyak dan gas bumi (migas).

“Kami belum menemukan penggunaan material ini untuk kegiatan migas,” ujar Kepala Satpol PP, Gunawan

Dari keterangan semua sopir dump truck dilokasi galian yang ditutup, material-material baik tanah pedel maupun pasir dan batu (sirtu) dikirim keluar kota seperti Jawa Tengah dan Madiun.

“Pengakuan mereka seperti itu, hanya kita telusuri lagi apa memang benar seperti yang dikatakan, kami dan Dinas ESDM akan terus mengawasi kegiatan tambang di Bojonegoro,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment